Tabel 2.1 Silabus Singkat
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PRODI MAGISTER MANAJEMEN PERKOTAAN | ||||
SILABUS SINGKAT | ||||
Metodologi Penelitian | Nama | Metodologi Penelitian | ||
Kode | 24P05210102 | |||
Kredit | 2 | |||
Semester | 1 | |||
DESKRIPSI MATA KULIAH | ||||
MK ini adalah dasar bagi lulusan agar mampu melakukan penelitian dan mengembangkan ilmu pengetahuan dalam bidang Manajemen Perkotaan | ||||
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) | ||||
1 | Mampu memahami dan menganalisis prosudur penelitian dan permasalahan penelitian | |||
2 | Mampu melakukan pendekatan dan penyelesaian permasalahan melalui analisis data/informasi | |||
3 | Mampu memahami dan menganalisis dalam mengkaji ilmu pengetahuan (teori) termasuk bagaimana cara mengkonstruksi teori | |||
4 | Mampu menyusun proposal dan artikel ilmiah penelitian tesis dalam lingkup ilmu Manajemen Perkotaan | |||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (Sub-CPMK) | ||||
1 | Mampu membandingkan berbagai ragam dan prosedur penelitian (CPMK-1) | |||
2 | Mampu menyusun Road Map Penelitan Manajemen Perkotaan (CPMK-2) | |||
3 | Mampu menyusun draft Bab Pendahuluan (CPMK-2) | |||
4 | Mampu menyusun kerangka konsep penelitian (CPMK-2) | |||
5 | Mampu menyusun metode penelitian sejalan dengan kerangka konseptual (CPMK-3) | |||
6 | Mampu mengintegrasikan bab Pendahuluan, Kerangka konseptual, dan Metode Penelitian (CPMK-4) | |||
7 | Mampu melakukan penelitian (CPMK-4) | |||
8 | Mampu mengaplikasikan prinsip menulis jurnal (CPMK-4) | |||
9 | Mampu menyerahkan draft proposal lengkap (CPMK-4) | |||
MATERI PEMBELAJARAN | ||||
1 | Proses Penelitian (Pertanyaan penelitian, Konstruksi teori, Metode) | |||
2 | Publikasi Ilmiah | |||
PUSTAKA | ||||
| PUSTAKA UTAMA | |||
1. Adrian Wallwork-English for Writing Research Papers-Springer (2011) 2. Blanchet, Jose. 2008. Optimal Transport Methods in Operations Research and Statistics. Colombia University. 3. Creswell, J., W. Research Design.2013. Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif dan Miexd. 4. Creswell, John W. 2009. Research Design, Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approach. 3rd Edititon. Sage Publication. New Delhi. 5. Evans, David et all. 2014. How to Write a Better Thesis. Springer. 6. Haselton, Martin. 2005. Statsitical Methods in Transportation Research. Massey University. NZ 7. Heather Silyn-Roberts-Writing for Science and Engineering_ Papers, Presentations and Reports-Butterworth-Heinemann (2002) 8. Ihalauw, J. J. 2008. Konstruksi Teori. Kompinen dan Proses. 9. Lubis, M., S. 2012. Filsafat Ilmu dan Penelitian 10. Morreale, Sherwyn P. Et all. 2007. Human Communication: Motivation, Knowledge, and Skills, Second Edition. Thomson Wadword. Belmont. Canada. 11. Neumen, W., L. 1994. Soscial Research Methods. 12. Prasetyo, B., Jannah, L., M. 214. Metode Penelitian Kuantitatif 13. Rudestam, K E.; Newton, R. 1992. Surviving Your Dissertation. Sage Publication, London. | |
PUSTAKA PENDUKUNG | |
14. Soetriono, Hanafie, Rita 2007. Filsafat Ilmu dan Metodologi Penelitian 15. Suryabrata, S. 2010. Metodologi Peneitian. PT. Raja Grafindo, Jakarta 16. Sugiyono. 1999. Statistik NonParametrik. Alfabeta, Bandung | |
PRASYARAT (Jika ada) | |
– | |
Tabel 2.2 Silabus Singkat
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PRODI MAGISTER MANAJEMEN PERKOTAAN | ||||
SILABUS SINGKAT | ||||
Filsafat Ilmu | Nama | Filsafat Ilmu | ||
Kode | 24P05210302 | |||
Kredit | 2 | |||
Semester | 1 | |||
DESKRIPSI MATA KULIAH | ||||
Mata kuliah ini merupakan Mata Kuliah Keahliah Profesi (MKKP) yang diberikan kepada mahasiswa program studi Magister Manajemen Perkotaan di Universitas Hasanuddin. Dalam perkuliahan ini dibahas materi-materi mengenai Pengantar Filsafat Ilmu: Definisi, Kedudukan, dan Ruang Lingkup; Dasar-Dasar Pengetahuan: Penalaran, Logika, Sumber Pengetahuan, dan Kriteria Kebenaran; Ontologi: Metafisika, Asumsi, Peluang, Beberapa Asumsi dalam Ilmu dan Batas-Batas Penjelajahan Ilmu; Epistimologi: Jarum sejarah pengetahuan, pengetahuan, metode ilmiah, dan struktur pengetahuan ilmiah; Aksiologi: ilmu dan moral, tanggung jawab social ilmuan, Logika ilmu dan berpikir ilmiah; Pengetahuan Sains: Ontologi, Epistimologi dan Aksiologi Sains; Ilmu dan Kebudayaan; Teori kebenaran Ilmiah; Etika Ilmu; Tanggung jawab moral keilmuan; Pengetahuan Mistis: Ontologi, Epistimologi dan Aksiologi. | ||||
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) | ||||
1 | Mampu berpikir kritis dan ilmiah, serta logis, sistematis, memiliki etika, menguasai konsep dasar pengetahuan dan nilai-nilai kebenaran secara komperhensif, utuh dan terintegrasi dalam konteks pengembangan atau implementasi ilmu pengetahuan. | |||
2 | Mampu mengeksplorasi berbagai pengetahuan meliputi pengetahuan sains, pengetahuan filsafat, dan pengetahuan mistis serta kemampuan mengaplikasikannya teori-teori yang telah dipelajari. | |||
3 | Mampu melakukan pendalaman keilmuan dan merancang suatu ide baru dari hasil penelitian yang dilakukan serta beradaptasi dengan perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terjadi dalam bidang pembangunan perkotaan. | |||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (Sub-CPMK) | ||||
1 | Mampu menjabarkan konsep dasar pengetahuan dan masalah-masalah tentang pengantar filsafat (CPMK-1) | |||
2 | Mampu menjabarkan definisi dan konsep ontologi, epistemologi, dan aksiologi (CPMK-1) | |||
3 | Mampu menganalisis pengetahuan sains dan metode berpikir ilmiah dalam pemecahan masalah dan pemberian solusi (CPMK-2) | |||
4 | Mampu menganalisis teori kebenaran ilmiah dalam filsafat ilmu (CPMK-2) | |||
5 | Mampu menerapkan etika ilmiah dalam dunia penelitian ilmiah (CPMK-3) | |||
6 | Mengetahui dan menganalisis pengetahuan mistis, serta aliran-aliran yang melingkupinya (CPMK-3) | |||
MATERI PEMBELAJARAN | ||||
1 | Filsafat Ilmu (Ontologi, Epistemologi, Aksiologi) Manajemen Perkotaan | |||
|
| |||
PUSTAKA | ||||
| PUSTAKA UTAMA | |||
| 9. Jujun S Suriasumantri, Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar Populer, Pustaka Sinar Harapan, Jakarta. 10. ————————–, Ilmu Dalam Presfektif. Gramedia, Jakarta. 11. Ahmad Tafsir, Filsafat Ilmu, Remaja Rosdakarya, Bandung. 12. Conny Semiawan, dkk, Dimensi Kreatif Dalam Filsafat Ilmu. Rosda Karya: Bandung 13. Solly Lubis, Filsafat Ilmu dan Penelitian, Mahdar Maju, Jakarta.
| |||
| PUSTAKA PENDUKUNG | |||
| 1. The Liang Gie. 1996. Pengantar Filsafat Teknologi. Penerbit Andi, Yogyakarta. 2. Francis Lim. 2008. Filsafat Teknologi, Don Ihde Tentang Manusia & Alat. Penerbit Kanisius | |||
PRASYARAT (Jika ada) | ||||
– | ||||
Tabel 4.12b Silabus Singkat
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN PERKOTAAN | ||||
SILABUS SINGKAT | ||||
MATA KULIAH | Nama | Teori, Prinsip, dan Aplikasi Manajemen Perkotaan | ||
Kode | 24P05210203 | |||
Kredit | 3 | |||
Semester | 1 | |||
DESKRIPSI MATA KULIAH | ||||
MK ini adalah salah satu dasar bagi lulusan agar mampu melakukan penelitian dan mengembangkan ilmu pengetahuan dalam bidang Manajemen Perkotaan | ||||
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) | ||||
1 | Mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, mampu bekerjasama, serta menguasai konsep manajemen perkotaan dan melakukan pengkajian isu-isu strategisnya (CPL-3) | |||
2 | Mampu melakukan konstruksi teori dengan prinsip yang tepat untuk memecahkan masalah manajemen perkotaan secara ilmiah (CPL-6) | |||
3 | Mampu mengembangkan ilmu pengetahuan serta menyusun ide dan prinsip manajemen perkotaan suatu sektor pada suatu wilayah tertentu (CPL-6) | |||
|
| |||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (Sub-CPMK) | ||||
1 | Mampu menjelaskan teori manajemen umum dan khususnya manajemen perkotaan (CPMK-1) | |||
2 | Mampu mereview Pustaka sebagai dasar pemilihan topik pemilihan isu strategis MaP (CPMK-1) | |||
3 | Mampu mengidentifikasi suatu isu strategis manajemen perkotaan (CPMK-2) | |||
4 | Mampu menyusun konstruksi teori MaP sebagai landasan kajian isu strategis MaP terpilih (CPMK-2) | |||
5 | Mampu menganalisis kesenjangan teori dgn fakta pengelolaan perkotaan yang diterapkan, dilakukan dengan survei dan analisis (CPMK-3) | |||
6 | Mampu menentukan prinsip-prinsip MaP berbagai hasil dan pembahasan (CPMK-3) | |||
7 | Mampu mengembangkan ide MaP Penanggulangan isu terpilih (CPMK-3) | |||
|
| |||
MATERI PEMBELAJARAN | ||||
1 | Pengantar filsafat ilmu | |||
2 | Dimensi dan prosedur penelitian | |||
3 | Topik dan masalah penelitian | |||
4 | Kerangka konsep | |||
5 | Memahami data dan metode pengambilan data | |||
6 | Memahami teknik analisis data (kualitatif/kuantitatif) termasuk memahami aplikasi SPSS | |||
7 | Tata tulis ilmiah | |||
9 | Penulisan proposal | |||
10 | Presentasi proposal | |||
11 | Generalisasi simpulan | |||
PUSTAKA | ||||
| PUSTAKA UTAMA | |||
| 1. Achmad Nurmandi, 1999. Manajemen Perkotaan: Aktor, Organisasi dan Pengelolaan Daerah Perkotaan di Indonesia 2. Daniel Goleman, 2009. Ecological Intelligence. Penguin Books, London 3. Deddy Supriady Bratakusumah, 2003. Perencanaan Pebangunan Daerah: Strategi Menggali Potensi Dalam Mewujudkan Otonomi Daerah. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta 4. Edmud M. Burke. 1979. A Participatory Approach to Urban Planning. Human Science Press, New York 5. Hadi Sabari Yunus, 2005. Manajemen Kota: Prespektif Spasial. Pustaka Pelajar, Yogyakarta 6. Heryanto B., 2011. Roh dan Citra Kota. Brilian Internasonal, Surabaya 7. Hol-Lin Leung, 1992. City Images. Ronald P. Frye & Company, Kingston, Ontario, Canada 8. Irwin Altman, Amos Rapport, and Joachim F. Wohlwill, 1980. Human Behavior and Environment: Advance Theory and Research. Plenum Press, New York 9. Jan Timbergen, 1987. Rencana Pembangunan. UI-Press, Jakarta
| |||
| PUSTAKA PENDUKUNG | |||
| 10. Undang Undang No.32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup 11. UU RI No.26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang 12. Peraturan Pemerintah RI No.13 Tahun 2017 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah No. 26 Tahun 2008 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional 13. Peraturan Pemerintah RI No.14 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Perumahan Dan Kawasan Permukiman 14. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 05/Prt/M/2008 Tentang Pedoman Penyediaan Dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau Di Kawasan Perkotaan 15. UU 27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir Dan Pulau Pulau Kecil | |||
PRASYARAT (Jika ada) | ||||
Tidak ada | ||||
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERKOTAAN | |||
SILABUS SINGKAT | |||
MATA KULIAH | Nama | Ekonomi dan Keuangan Perkotaan | |
Kode | 18P05210502 | ||
Kredit | 2 | ||
Semester | I | ||
DESKRIPSI MATA KULIAH | |||
Ekonomi dan keuangan perkotaan mengeksplorasi keputusan-keputusan penentuan lokasi yang mampu memaksimalisasi rumah tangga dan maksimalisasi laba perusahaan. Eksplorasi ini menunjukkan bagaimana keputusan tersebut berdampak pada pertumbuhan kota dengan ukuran dan bentuk yang berbeda. Mata kuliah ini juga membahas keterkaitan antara pertumbuhan ekonomi dan perkotaan serta sumber-sumber pendanaan perkotaan. Mata kuliah ini dirancang untuk meningkatkan penguasaan teoritis dan pragmatis implilkasi teori ekonomi terhadap pertumbuhan ekonomi serta analisis sumber-sumber pendanaannya. | |||
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) | |||
1 | Mampu memutuskan dampak perubahan lingkungan (kekuatan pasar) terhadap pertumbuhan perkotaan berdasarkan analisis atau eksprimental data dan informasi terkait | ||
2 | Mampu memutuskan dampak pertumbuhan perkotaan terhadap penggunaan lahan berdasarkan analisis atau eksprimental data dan informasi terkait | ||
3 | Mampu memutuskan kebijakan terkait tantangan dan peluang pemerintah daerah di tengah pertumbuhan perkotaan berdasarkan analisis atau eksprimental data dan informasi terkait | ||
4 | Mampu menyusun kebijakan pembangunan ekonomi perkotaan, serta partisipasi pemerintah dan swasta | ||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (Sub-CPMK) | |||
1 | Mampu memutuskan dampak perubahan lingkungan (kekuatan pasar) terhadap pertumbuhan perkotaan berdasarkan analisis atau eksprimental data dan informasi terkait | ||
2 | Mampu memutuskan dampak pertumbuhan perkotaan terhadap penggunaan lahan analisis atau eksprimental data dan informasi terkait | ||
3 | Mampu memutuskan kebijakan terkait tantangan dan peluang pemerintah daerah di tengah pertumbuhan perkotaan berdasarkan analisis atau eksprimental data dan informasi terkait | ||
4 | Mampu menyusun rekomendasi atau kebijakan pengembangan perkotaan dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi | ||
5 | Mampu menyusun rekomendasi alternatif pendanaan dari analisis peluang dan tantangan pendanaan perkotaan | ||
6 | Mampu menyusun rekomendasi strategi partisipasi pemerintah dan swasta dalam pendanaan perkotaan | ||
MATERI PEMBELAJARAN | |||
2 | Manajemen Sumber Pendapatan Daerah (Pola Sewa dan Penggunaan Lahan Perkotaan, Analisis kasus dampak pertumbuhan ekonomi terhadap perkembangan perkotaan) | ||
7 | Manajemen Pembiayaan Pembangunan Perkotaan (Instrumen pendanaan infrastruktur perkotaan/Pendanaan sektor publik/Pendanaan sektor private, Peluang dan tantangan pendanaan kota, Partisipasi pemerintah dan swasta dalam pendanaan perkotaan, Private – public partnership, Analisis kasus partisipasi swasta dan pemerintah dalam pendanaan pembangunan perkotaan) | ||
PUSTAKA | |||
| PUSTAKA UTAMA | ||
| 1. Arthur O’Sullivan. 2011. Urban Economics, Eighth Edition. McGraw-Hill/Irwin 2. Shah, Anwar. (2021). “Local Government Finance: Concepts and Practices”. World Bank Publications. 3. Bahl, Roy, Martinez-Vazquez, Jorge, & Youngman, Joan. (2021). “Local Government Revenue Mobilization in Developing Countries”. Cambridge University Press. 4. Thompson, Frederick E. (2021). “Municipal Finance and Accounting”. Wiley. 5. “Public Finance Review” – Academic Journal. Volume 49, Issue 1. 6. World Bank. (2021). “Financing Sustainable Urban Development: Transforming Cities in a Post-Pandemic World.” World Bank Publications. 7. Government Finance Officers Association (GFOA). (2021). “Best Practices in Urban Development Financing Management.” GFOA Best Practices. 8. International City/County Management Association (ICMA). (2021). “Financing Urban Development: Strategies and Tools for Local Governments.” 9. “Urban Studies” – Academic Journal. Volume 58, Issue 7. 10. “Journal of Urban Economics” – Academic Journal. Volume 123. | ||
| PUSTAKA PENDUKUNG | ||
| 1. Kim, Julie, New Cities Foundation. 2016. Handbook on Urban Infrastructure Finance 2. Smart cities financing guide; expert analysis of 28 municipal finance tools for city leaders investing in the future. 2017. Developed by the Center for Urban Innovation at Arizona State University | ||
PRASYARAT (Jika ada) | |||
– | |||
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERKOTAAN | |||
SILABUS SINGKAT | |||
MATA KULIAH | Nama | Perkotaan Layak Huni | |
Kode | 24P05210603 | ||
Kredit | 3 | ||
Semester | 5 | ||
DESKRIPSI MATA KULIAH | |||
Mata kuliah ini membahas prinsip-prinsip perkotaan layak huni berdasarkan teori-teori dan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan untuk memperbaiki kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakatnya, baik warga kota maupun pendatang, para penyandang difable, masyarakat prasejahtera, sector informal maupun informal, serta pemenuhan hak-hak dan kebutuhan masyarakat maupun individu, serta ragam biota mahluk hidup lainnya, selaras dengan alam dan menggunakan SDB secara berkelanjutan. Konsep dan ide-ide perencanaan kota dibangun dari indikator-indikator dan prinsip/teori konsep kota layak huni serta hasil studi bestpractices di kota-kota dunia. | |||
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) | |||
1 | Mampu menguasai pemikiran logis, sitematis dalam mengidentifikasi dan mengkritisi isu-isu dan permasalahan di kawasan perkotaan yang ada di wilayah BMI; (CPL-2) | ||
2 | Mampu menjelaskan teori dan prinsip pengembangan kawasan perkotaan di BMI, melalui kajian banding baik hasil penelitian maupun perencanaan perkotaan sebelumnya dengan kajian yang akan dilakukan. (CPL-2) | ||
3 | Mampu melakukan analisis atau kajian dengan mengaitkan antara kondisi eksisting kawasan studi (kasus lingkup kelurahan) dengan prinsip, teori, NSPK yang berlaku terkait kota layak huni secara berkelanjutan; (CPL-4) | ||
4 | Mampu merumuskan konsep dan/atau rencana penyelesaian masalah kawasan perkotaan, secara kreatif berdasarkan teori, prinsip, berkearifan lokal, dan peraturan yang berlaku. (CPL-6) | ||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (Sub-CPMK) | |||
1 | Mampu menjelaskan pengertian kota layak huni dengan mengacu pada pembangunan kota berkelanjutan secara sistematik dan terstruktur. (CPMK-1) | ||
2 | Mampu menjelaskan isu perkotaan aktual dan pola urbanisasi di perkotaan dan kaitannya dengan perkotaan layak huni. (CPMK-1) | ||
3 | Mampu menjelaskan prinsip-prinsip kota layak huni, peran serta masyarakat, dan indikator komunitas berkelanjutan dalam menciptakan perkotaan layak huni. (CPMK-2) | ||
4 | Mampu menganalisis tantangan dan peluang pembangunan kota dan kota layak huni dikaitkan dengan berbagai permasalahan dan potensi perkotaan. (CPMK-2) | ||
5 | Mampu menganalisis faktor-faktor pembentuk perkotaan layak huni dari konteks sistem ekologi, budaya, sosial, ekonomi, energi, pengolahan limbah, dan kebijakan kota sehat. (CPMK-3) | ||
6 | Mampu menganalisis subjek/objek dan indikator/parameter penilaian perkotaan layak huni berdasarkan kajian pustaka, serta mampu melakukan penilaian kelayak-hunian kota dan berdiskusi. (CPMK-3) | ||
7 | Mampu mengembangkan konsep serta menyusun sebuah inovasi perkotaan layak huni dan berdiskusi. (CPMK-4) | ||
MATERI PEMBELAJARAN | |||
| 1. Teori dan prinsip-prinsip pembangunan kota berkelanjutan yang meliputi: Sustainable development; dan kota yang berisi berbagai ragam mahluk hidup/biota. 2. Teori dan prinsip-prinsip perkotaan layak huni yang meliputi: Urbanisasi; Identifikasi isu perkotaan aktual di BMI; Prinsip-prinsip perkotaan layak huni; Konsep kota layak huni; Pembangunan kota dan teori kota layak huni; perencanaan livable cities; Elemen pembentuk perkotaan layak huni; Aspek yang mempengaruhi kota layak huni; dan Indikator penilaian kota layak huni dan contoh2nya . 3. Menyusun analisis, perumusan potensi dan permasalahan, dan membuat konsep perencanaan atau penelitian 4. Pendekatan konsep dan penyusunan ide-ide pengembangan yang inovatif
| ||
PUSTAKA | |||
| PUSTAKA UTAMA | ||
|
1. Tai-Chee Wong. Belinda Yuen, 2011. Eco-City Planning: Policies, Practice and Design. Springer, Singapore. 2. Mike Jenks and Nicola Demsey. 2006. Future Forms and Design for Sustainable Cities. Elsevier, Amsterdam 3. Wheeler, Stephen M. 2004. Planning for Sustainability, Creating Livable, Equitable, and Ecological Communities. Routledge Taylor and Francis Group. London and New York. 4. Chappel, Karen. 2015. Planning Sustainable Cities and Regions: Towards More Equitable Development. Routledge Taylor and Francis Group. London and New York. 5. Bigio, Anthony G., Dahiya, Bharat. 2004. Urban Environment and Infrastructure Toward Livable Cities. The World Bank. Washington, DC. 6. World Bank. 1996. Livable Cities for 21st Century, Directions in Development. The World Bank. Washington, DC. 7. UN Habitat. 2013. Planning and Design for Sustainable Urban Mobility. Global Report on Human Settlements 2013. Routledge. New York. 8. Montgomery, Charles. 2013. Happy City : Transforming Our Lives Through Urban Design. Farrar, Straus, and Giroux. New York. 9. Mc Laren, Duncan, and Agyeman, Julian. 2015. Sharing Cities : A Case for Truly Smart and Sustainable Cities. The MIT Press, Cambridge, Massachusetts. London, England. 10. Riddell, Robert. 2004. Sustainability Urban Planing. Blackwell Publishing Ltd. Oxford. 11. Brown, Lance Jay., Dixon, David., Gillham, Oliver. 2013. Urban Design for an Urban Century : Shaping More Livable, Equitable, and Resilient Cities. Second Edition. John Wiley & Sons, Inc., Hoboken, New Jersey. 12. Clark, II, Woodrow W, and Russel V. 2010. Sustainable Communities. New York.: Springer. 13. Scott A J. (2019) Land Redevelopment and the Built Environment in Third-Wave Cities: Review and Synthesis. Journal of urban technology, (1): 57-81. 14. Zhao X. Q., He W., Li Z., et al. (2020) Land use simulation in rapid urbanization area-Taking Deyang City as an example [J]. Journal of Southwest Normal University (Natural Science Edition), 45 (7): 78-89. 15. Anna K. Schwab and Dagmar Haase, (2004), The Role of Urban Parks for the Sustainable City. Landscape and Urban Planning, vol. 68, no.1, pp.129-138. 16. Marcial Echenique, Kazuo Nakamura, and Takuji Arima, (2000), “Sustainable Urban Development: The Role of Information in Decision-Making”. Cities, vol. 17, no. 3, 2000, pp. 153-164.
| ||
| PUSTAKA PENDUKUNG | ||
| 1. UU No. 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang; 2. UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup; 3. Permen PU 06/PRT/M/2007/ tentang Pedoman Umum Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan; 4. Permen PU Umum No. 12/PRT/M/2009 tentang Ruang Terbuka Hijau (RTH) 5. PP no. 21 /2021 Tentang Penyelenggaraan Penataaan Ruang | ||
PRASYARAT (Jika ada) | |||
– | |||
Lingkungan dan Perubahan Iklim Pesisir, Silabus Singkat
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PRODI MAGISTER MANAJEMEN PERKOTAAN | ||||
SILABUS SINGKAT | ||||
Lingkungan dan Perubahan Iklim Pesisir | Nama | Lingkungan dan Perubahan Iklim Pesisir | ||
Kode | 24P05211202 | |||
Kredit | 2 | |||
Semester | 2 | |||
DESKRIPSI MATA KULIAH | ||||
Setelah mengikuti matakuliah ini mahasiswa mampu menjelaskan terjadinya fenomena perubahan iklim, dampak pembangunan, dan adaptasi akibat terjadinya perubahan iklim di kota pesisir, sehingga mahasiswa mampu melakukan pengembangan ilmu pengetahuan lingkungan dan perubahan iklim pesisir dalam bidang Manajemen Perkotaan. | ||||
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) | ||||
1 | Mampu memahami dan menjelaskan tujuan mempelajari lingkungan pesisir dan perubahan iklim serta karakteristik ekosistem pesisir (CPL2) | |||
2 | Mampu memahami dan menjelaskan konsep pembangunan berkelanjutan dan regulasi/NSPK terkait kota pesisir (CPL2) | |||
3 | Mampu memahami dan menjelaskan dampak dan fenomena lingkungan dan perubahan iklim pesisir (CPL6) | |||
4 | Mampu menyusun makalah terkait perubahan iklim di kota pesisir (CPL6) | |||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (Sub-CPMK) | ||||
1 | Mampu memahami tujuan mempelajari lingkungan pesisir dan perubahan iklim (CPMK-1) | |||
2 | Mampu menjelaskan karakteristik ekosistem pesisir dan kondisi eksisting ekosistem kota pesisir (CPMK-1) | |||
3 | Mampu menjelaskan konsep pembangunan berkelanjutan (CPMK-1) | |||
4 | Mampu menjelaskan adanya berbagai peraturan dan perundangan terkait lingkungan hidup di kota pesisir dan pentingnya penyusunan AMDAL sebagai persyaratan dalam pembangunan kota pantai (CPMK-2) | |||
5 | Mampu memahami dampak pembangunan terhadap lingkungan kota pesisir (CPMK-3) | |||
6 | Mampu menjelaskan terjadinya fenomena, dampak, serta kasus nyata perubahan iklim di kota pesisir (CPMK-3) | |||
7 | Mampu memahami dan menjelaskan tingkat kerawanan (vulnerability) suatu kawasan akibat perubahan iklim dan mitigasi serta adaptasi akibat terjadinya perubahan iklim (CPMK-3) | |||
8 | Mampu mengajukan dan menulis topik makalah perubahan iklim di kota pesisir (CPMK-4) | |||
MATERI PEMBELAJARAN | ||||
1 | Ilmu Lingkungan | |||
2 | Perubahan Iklim Pesisir | |||
PUSTAKA | ||||
| PUSTAKA UTAMA | |||
| 1 Blewit, J. 2008. Understanding Suistainable Development. Earhscan, Londo 2 Diposaptono,S. Budiman. Agung, F. 2009. Menyiasati perubahan iklim di Wilayah Pesisir dan pulau kecil. Penerbit Buku Ilmiah Populer, Bogo 3 Kay, R., Alder, J. 1999. Costal Planning and Management. Taylor and Francis, Londo 4 Klee, G. A. The Costal Environment:1999. Toward Integrated Coastal and MarineSanctuary Management. Prentive Hall co. 5 Numberi, F. Perubahan Iklim. 2009. Implikasinya Terhadap Kehidupan di Lauit, Pesisir dan PulauKecil. Fortuna Jakarta 6 O’Riordian, T. 1995. Environment Science for Environmental Management. Prentice Hall Co, London 7 Raven, P. H., Berg, L, R; Johnson, G. 1993. Environment. Saunder College Publishing, New York 8 Sukandarrumidi. 2009. Mari Kembali ke Laut Mengenal Potensi Bahari yang Tak Habis Terkuras. Yayasan Pustaka Nusatama, Yogyakarta | |||
| PUSTAKA PENDUKUNG | |||
| 9 Undang Undang No.32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup 10 UU RI No.26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang 11 Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 05/Prt/M/2008 Tentang Pedoman Penyediaan Dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau Di Kawasan Perkotaan 12 UU 27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir Dan Pulau Pulau Kecil 13 Peraturan Menteri Agraria Dan Tata Ruang Kepala Badan Pertanahan Nasional RI. No.37 Tahun 2016 Tentang Pedoman Penyusunan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Provinsi Dan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Kabupaten | |||
PRASYARAT (Jika ada) | ||||
– | ||||
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERKOTAAN | ||||
SILABUS SINGKAT | ||||
MATA KULIAH | Nama | Aplikasi GIS | ||
Kode | 24P05210803 | |||
Kredit | 3 | |||
Semester | I | |||
DESKRIPSI MATA KULIAH | ||||
Mata kuliah Manajemen Kota Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) adalah mata kuliah wajib pada Program Studi Manajemen Perkotaan. MK Manajemen Perkotaan berbasis SIG telah dimasukkan ke dalam kurikulum Prodi MAP sejak awal. Latar belakang MK ini adalah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan perlunya keahlian lanjutan dalam melakukan pemetaan digital khususnya aplikasi dalam manajemen perkotaan. Mampu menjelaskan dan mengaplikasikan konsep pengolahan data spasial yaitu data vektor dan data raster serta teknik pengumpulannya | ||||
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) | ||||
1 | Mampu menjelaskan pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam bidang ilmu manajemen Perkotaan dengan instrumen atau tools SIG. (CPL3) | |||
2 | Mampu memahami dan melaksanakan metode pengumpulan data vektor maupun data penginderaan jauh (citra satelit) (CPL5) | |||
3 | Mampu memahami teknik analisis data spasial dan mempresentasikan konsep rancangan penelitiannya. (CPL6) | |||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (Sub-CPMK) | ||||
1 | Mampu memahami komponen utama dan fungsi Sistem Informasi Geospasial (SIG) | |||
2 | Mampu memahami prinsip dasar pemetaan dan representasi data spasial dalam SIG | |||
3 | Mampu memahami pengertian dan model data vektor | |||
4 | Mampu memahami pengertian dan model data raster | |||
5 | Mampu melakukan registrasi peta (georeferencing) dan mengintegrasikan berbagai jenis data spasial dari berbagai sumber (vektor dan raster) dan mengolah atribut data pada software SIG | |||
6 | Mampu mengaplikasikan Sistem Informasi Geospasial (SIG) dalam bentuk digitasi dan editing data melalui software SIG seperti ArcGis, Qgis, dan software SIG lainnya | |||
7 | Mampu menguasai teknik-teknik analisis seperti overlay, buffer, dan lain-lain | |||
8 | Memahami output analisis data spasial serta pembuatan lay out peta | |||
9 | Mampu mempresentasikan konsep rancangan penelitian dengan pemanfaatan software Sistem Informasi Geospasial | |||
MATERI PEMBELAJARAN | ||||
1 | Pemetaan Berbasis SIG | |||
2 | Analisis Berbasis SIG | |||
PUSTAKA | ||||
| PUSTAKA UTAMA | |||
| 1. Ramadhani Fatwa, Pengantar Ilmu Geoinformatika (2017), UB Press. Indonesia 2. Pedoman Pelatihan Sistem Informasi Geografi (SIG) (2017), Witaris LPPM Unhas. Indonesia 3. De Mers, (2004), Principles of Geographic Information System, Sydney, Australia 4. Aronoff, Stan, (1998), GIS A Management Perspective 5. Chrisman Nicholas, (1997) Exploring GIS 6. Prahasta Eddy, (2004), Konsep Sistem Informasi Geografis, Bandung 7. Nuarsa, I Wayan, 2004, Mengolah Data Spasial dengan Mapinfo Profesional, Penerbit Andi, Yogyakarta. 8. Longley, Paul, Michael F. Goodchild, David J. Maguire, and David W. Rhind. , 2001, Geographic Information Systems and Science. West Sussex, England: John Wiley & Sons Ltd. 9. Chang, Kang -Tsung., 2002, Introdcution To Geographic Information Systems. New York: McGraw-Hill. 10. Economic and Social Commission for Asia and the Pasific. , 1996, Manual on GIS for Planner and Decision Makers. New York: United Nations. 11. Niccolas Chrisman, 2002, Exploring Geographic Information Systems : Second Edition, John Wiley & Sons, New York | |||
| PUSTAKA PENDUKUNG | |||
| 1. Environmental Systems Research Institute (ESRI), Inc. ESRI.Com. 2006. www.esri.com (accessed March 12, 2007). 2. Prahasta, Eddy. , 2001, Konsep-konsep Dasar Sistem Informasi Geografis. Bandung: 3. —.2000, Spatial Data Infrastructures:An Initiative To Facilitate Spatial Data Sharing. Melbourne, Victoria: Spatial Data Research Group, Department of Geomatics, The University of Melbourne,. 4. Eddy Prahasta, Ir, MT, 2004, Sistem Informasi Geografis Tools dan Plug-Ins, Penerbit Informatika, Bandung | |||
PRASYARAT (Jika ada) | ||||
Tidak ada | ||||
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERKOTAAN | ||||
SILABUS SINGKAT | ||||
MATA KULIAH | Nama | Smart City | ||
Kode | 24P05210803 | |||
Kredit | 3 | |||
Semester | I | |||
DESKRIPSI MATA KULIAH | ||||
Mata kuliah Smart City ini ditujukan sebagai pengenalan Konsep-konsep smart city dengan melihat berbagai contoh-contoh smart city yang ada di dunia. Konsep smart city ini dapat dilihat dari sisi teknologi yang ada untuk terciptanya suatu ide smart city. Mata kuliah ini memberikan Teknik menganalisis permasalahan perkotaan dan membuat strategi pengembangan smart city sebagai jawaban atas permasalahan perkotaan. | ||||
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) | ||||
1 | Mampu memahami konsep-konsep Smart City (CPL1) | |||
2 | Mampu mengenali teknologi yang membentuk suatu kota menjadi cerdas. (CPL3) | |||
3 | Mampu menganalisis permasalahan-permasalahan perkotaan dan menyusun Konsep-konsep smart city untuk solusi permasalahan tersebut. (CPL4) | |||
4 | Mampu menyusun strategi pengembangan dan implementasi smart city. (CPL6) | |||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (Sub-CPMK) | ||||
1 | Mampu memahami konsep dan gambaran umum tentang smart city | |||
2 | Mampu mengenali dan memahami karakteristik smart city | |||
3 | Mampu mengenali teknologi yang memungkinkan terjadinya konsep smart city | |||
4 | Mampu menganalisis permasalahan smart city dan mengkonversi menjadi persyaratan kebutuhan smart city (smart city requirement) | |||
5 | Mampu membandingkan dan mendeskripsikan berbagai studi kasus pengembangan smart city | |||
6 | Mampu memahami strategi pengembangan smart city | |||
7 | Mampu membuat dan mempresentasikan projek studi kasus smart city | |||
MATERI PEMBELAJARAN | ||||
1 | Integrasi komponen kota cerdas (mobilitas, lingkungan, sosial, hunian, dan tata kelola) | |||
2 | Sistem aplikasi berbasis IT | |||
PUSTAKA | ||||
| PUSTAKA UTAMA | |||
| 1. Caragliu, A., Del Bo, C., & Nijkamp, P. (2011). “Smart Cities in Europe.” Series: Regions and Cities. Routledge. 2. Hollands, R. G. (2008). “Will the real smart city please stand up? City, 12(3), 303-320. 3. Townsend, A. M. (2013). “Smart Cities: Big Data, Civic Hackers, and the Quest for a New Utopia.” W.W. Norton & Company. 4. Komninos, N. (2006). “The Architecture of Intelligent Cities: Integrating Human, Collective and Artificial Intelligence to Enhance Knowledge and Innovation.” Elsevier. 5. Giffinger, R., Fertner, C., Kramar, H., Kalasek, R., Pichler-Milanovic, N., & Meijers, E. (2007). “Smart Cities: Ranking of European Medium-Sized Cities.” Centre of Regional Science. 6. Nam, T., & Pardo, T. A. (2011). “Conceptualizing Smart City with Dimensions of Technology, People, and Institutions.” Proceedings of the 12th Annual International Digital Government Research Conference: Digital Government Innovation in Challenging Times. 7. Anthopoulos, L. G. (2017). “Smart utopia VS smart reality: Learning by experience from 10 smart city cases.” Cities, 63, 128-148. 8. Angelidou, M., Psaltoglou, A., Komninos, N., Kakderi, C., Tsarchopoulos, P., & Panori, A. (2017). “Enhancing sustainable urban development through smart city applications.” Journal of Science and Technology Policy Management, 8(2), 146-169. | |||
| PUSTAKA PENDUKUNG | |||
| 1. Al Nuaimi, E., Al Neyadi, H., & Mohamed, N. (2015). “Applications of Big Data to Smart Cities.” Journal of Internet Services and Applications, 6(25). 2. Schaffers, H., Komninos, N., Pallot, M., Trousse, B., Nilsson, M., & Oliveira, A. (2011). “Smart Cities and the Future Internet: Towards Cooperation Frameworks for Open Innovation.” Future Internet Assembly. | |||
PRASYARAT (Jika ada) | ||||
Tidak ada | ||||
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERKOTAAN | ||||
SILABUS SINGKAT | ||||
MATA KULIAH | Nama | Permukiman dan Kota Baru | ||
Kode | 24P05210902 | |||
Kredit | 2 | |||
Semester | I | |||
DESKRIPSI MATA KULIAH | ||||
Mata kuliah ini membahas teori dan prinsip-prinsip pembangunan perumahan dan permukiman dalam kota baru, mencakup teori dan konsep pembangunan perumahan ramah lingkungan dalam wilayah sub urban (kota ramping), guna lahan dan transportasi (TOD), keberlanjutan (ekohousing, vertikal housing), ekonomi, manajemen pelaku usaha pengembang, sosial dan budaya penghuni. Membahas faktor-faktor terkait pengelolaan perumahan permukiman secara massal dalam perencanaan perkotaan dan isu terhadap lalu lintas, serta sarana dan prasarana kawasan. | ||||
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) | ||||
1 | Mampu menjelaskan pentingnya prinsip-prinsip perencanaan dan pengembangan perumahan permukiman dalam ruang perkembangan kota (sub urban) yang terkait dengan kota baru | |||
2 | Mampu menjelaskan keterkaitan antara prinsip-prinsip perencanaan dan pengembangan perumahan permukiman dengan kota baru dalam fungsi memanajemen kota | |||
3 | Mampu mengidentifikasi isu/permasalahan di lapangan sesuai profesi manajemen perkotaan | |||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (Sub-CPMK) | ||||
1 | Mampu menjelaskan pentingnya prinsip-prinsip perencanaan dan pembangunan perumahan dalam ruang perkembangan kota (sub urban) yang terkait dengan kota baru | |||
2 | Mampu menjelaskan dan menerapkan teori dan konsep pembangunan perumahan serta implementasinya secara massal horizontal dan vertikal | |||
3 | Mampu mengidentifikasi isu aktual tentang pengembangan perumahan dalam kota dan kabupaten | |||
4 | Mampu menjelaskan dan menerapkan teori, prinsip, serta konsep perencanaan kota baru ramah transportasi dan ramah lingkungan terkait pengembangan perumahan | |||
5 | Mampu mengidentifikasi isu aktual tentang standar/pedoman perencanaan kota baru terkait pengembangan perumahan | |||
6 | Mampu mengidentifikasi isu aktual terkait manajemen pelaku usaha perumahan | |||
7 | Mampu menentukan lokasi studi kasus berdasarkan teori, norma, standar/pedoman dan konsep perencanaan perumahan dan kota baru | |||
8 | Mampu menganalisis permasalahan sesuai teori, norma, standar/pedoman dan konsep pembangunan perumahan dan kota baru | |||
9 | Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah dalam bidang pembangunan kota baru terkait pengembangaan perumahan berdasarkan analisis komparatif dari data empiris | |||
MATERI PEMBELAJARAN | ||||
1 | Permukiman | |||
2 | Kota Baru | |||
PUSTAKA | ||||
| PUSTAKA UTAMA | |||
| 1 Bhatta, B. 2010. Analysis of Urban Growth and Sprawl from Remote Sensing Data. Springer. Berlin. 2 Choe and Laquian. 2008. City Cluster Development (CCD): Towards an Urban-Led Development Strategy for Asia. Manila: Asian Development Bank. 3 Dunham, E. and Williamson J. 2009. Retrofitting Suburbia, Urban Design Solutions for Redesigning Suburbs. John Wiley & Sons, Inc 4 Edwards Brian and David Turrent. 2000. Sustainable Housing, Principles & Practics, E & SPON, London and New York 5 Mattingly, M., 2001, Spatial Planning for Urban Infrastructure Investment, A Guide Training and Practice, DPU, University College London, UK. 6 McCamant Kathryn and Durrett Charles. 1994, Cohousing. A Contemporary Approach to Housing Ourselves. Ten Speed Press California 7 McGee, T.G et all. (1995) The Mega-urban region of Southeast Asia. Vancouver: Institute of Asian Research, University of British Columbia 8 Jenks Mike, Jones Colin. Volume 2, Future City http//wwwspringer.com/series/8178. Dimensions of the Sustainable City. Springer 9 Wunas, S. 2011. Kota Humanis: Integrasi Guna Lahan dan Transportasi di Wilayah Suburban. Brillian Internasional | |||
| 10 PUSTAKA PENDUKUNG | |||
| 11 Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor: 01/PRT/M/2014 tentang Standar Pelayanan Minimal Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. 12 Kementrian Pekerjaan Umum. 2012. Prosedur Operasional Baku (POB) Pembangunan Rumah Tinggal Layak Huni PNPM Perkotaan. 13 Undang-Undang RI No. 01 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman. | |||
PRASYARAT (Jika ada) | ||||
Tidak ada | ||||
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PRODI MANAJEMEN PERKOTAAN | ||||
SILABUS SINGKAT | ||||
MATA KULIAH | Nama | Sosio-Spasial dan Pembangunan Perkotaan | ||
Kode | 24P05210403 | |||
Kredit | 3 | |||
Semester | II | |||
DESKRIPSI MATA KULIAH | ||||
Mata kuliah ini membahas tentang berbagai teori dan konsep dasar sosiologi perkotaan seperti konsep dan pemikiran klasik mengenai kehidupan kota, karakteristik pertumbuhan dan perkembangan kota, urbanisasi dan sub-urbanisasi, ekologi politik urbanisasi, sektor informal di perkotaan, serta dimensi sosial spasial kota. Mata kuliah ini memberi pemahaman dan kemampuan analisis terkait teori dan konsep pembangunan, pembangunan berkelanjutan, teori pembangunan berbasis kependudukan, community development, kebijakan terkait dengan fenomena-fenomena di perkotaan, serta evaluasi kebijakan dan kritik terhadap pembangunan di perkotaan. | ||||
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) | ||||
1 | CPMK1 Mampu menjelaskan teori dan konsep dasar sosiologi perkotaan seperti konsep klasik kehidupan kota, karakteristik dan pertumbuhan kota, urbanisasi, sektor informal kota, serta dimensi sosio-spasial kota secara komprehensif. (CPL1) | |||
2 | CPMK2 Mampu menerapkan teori sosio-spasial dan regulasi terkait dalam menyelesaikan berbagai kasus perubahan pemanfaatan lahan dan permasalahan perkotaan, serta dapat menemukan solusi dalam menentuan kebijakan pembangunan perkotaan. (CPL2) | |||
3 | CPMK3 Mampu menjelaskan dan menerapkan teori dan konsep pembangunan perkotaan, pembangunan berkelanjutan, pembangunan berbasis kependudukan, community development, dan kebijakan serta kritik terhadap pembangunan perkotaan. (CPL5) | |||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (Sub-CPMK) | ||||
1 | Sub-CPMK1 Mampu memahami dan menguasai konsep dan pemikiran klasik mengenai kehidupan kota (CPMK1) | |||
2 | Sub-CPMK2 Mampu memahami dan menguasai karakteristik pertumbuhan dan perkembangan kota (CPMK1) | |||
3 | Sub-CPMK3 Mampu menjelaskan urbanisasi, suburbanisasi, permasalahan perkotaan, dan ekologi politik urbanisasi (CPMK2) | |||
4 | Sub-CPMK4 Mampu menjelaskan sektor informal, dimensi sosio-spasial dan pemanfaatan lahan perkotaan. (CPMK1) | |||
5 | Sub-CPMK5 Mampu menjelaskan teori dan konsep pembangunan perkotaan dan pembangunan berkela2jutan. (CPMK3) | |||
6 | Sub-CPMK6 Mampu menjelaskan teori pembangunan berbasis kependudukan dan community development (CPMK3) | |||
7 | Sub-CPMK7 Mampu menganalisis dan mengevaluasi kebijakan dan kritik terhadap pembangunan perkotaan. (CPMK3) | |||
MATERI PEMBELAJARAN | ||||
1 | Sub-CPMK2 Mampu memahami dan menguasai karakteristik pertumbuhan dan perkembangan kota (CPMK1) | |||
2 | Sub-CPMK3 Mampu menjelaskan urbanisasi, suburbanisasi, permasalahan perkotaan, dan ekologi politik urbanisasi (CPMK2) | |||
PUSTAKA | ||||
| PUSTAKA UTAMA | |||
| 1. Catatan Kuliah, 2012. Pembahasan Teori Migrasi, Urbanisasi, dan Pengembangan Wilayah. ITB Bandung. 2. Chintia, Maya, 1997. Masalah Sosial Perkotaan, Tantangan dan Solusi Penanggulangannya, Khomaruddin, Masalah Pemukiiman Kumuh, Zastrow, Charles, Kekerasan Seksual 3. Maranatha, Maya, 2009, Masalah Kependudukan dan Penanggulangan Lingkup Indonesia dan Dunia 4. Nurzaman, S.S. 2012. Perencanaan Wilayah dalam Konteks Indonesia, ITB Bandung. 5. Noor, Munawar. Kebijakan Pembangunan Kependudukan dan Bonus Demografi. 6. Harvey, D. (2013). “Rebel Cities: From the Right to the City to the Urban Revolution.” Verso. 7. Florida, R. (2002). “The Rise of the Creative Class: And How It’s Transforming Work, Leisure, Community and Everyday Life.” Basic Books. 8. Wilson, W. J. (1997). “When Work Disappears: The World of the New Urban Poor.” Vintage. 9. Dear, M., & Flusty, S. (2002). “Postmodern Urbanism.” Annals of the Association of American Geographers, 82(3), 520-552. 10. Mitchell, D. (2003). “The Right to the City: Social Justice and the Fight for Public Space.” Guilford Press. | |||
| PUSTAKA PENDUKUNG | |||
| 1 Soekanto, Soejono, 2013. Sosiologi Suatu Pengantar, 2006 2 Tjiptoherijanto, Prijono. 2000. Menuju Pembangunan Berwawasan Kependudukan. ISSN: 0853-0262 3 Warpani, Suwardjoko, 1984. Analisis Kota Daerah. ITB Bandung | |||
PRASYARAT (Jika ada) | ||||
Tidak ada | ||||
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PRODI MANAJEMEN PERKOTAAN | ||||
SILABUS SINGKAT | ||||
MATA KULIAH | Nama | Teori, Prinsip, dan Aplikasi Manajemen Perkotaan | ||
Kode | 24P05210203 | |||
Kredit | 3 | |||
Semester | I | |||
DESKRIPSI MATA KULIAH | ||||
Matakuliah ini membahas tentang keampuan mahasiswa dalam memahami teori atau prinsip-prinsip atau aplikasinya baik dari bahan kajian ilmiah maupun NSPK, mampu membuat konstruksi teori sebagai dasar dasar bagi lulusan agar mampu menyusun metode penelitian, di samping meningkatkan kemampuan melakukan penelitian dan mengembangkan ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang Manajemen Perkotaan. | ||||
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) | ||||
1 | Mampu mengembangkan pemikiran logis, kritis, sistematis, mampu bekerjasama, serta menguasai konsep manajemen perkotaan dan melakukan pengkajian isu-isu strategisnya (CPL 3) | |||
2 | Mampu melakukan konstruksi teori dengan prinsip yang tepat untuk memecahkan masalah manajemen perkotaan secara ilmiah (CPL 6) | |||
3 | Mampu mengembangkan ilmu pengetahuan serta menyusun ide dan prinsip manajemen perkotaan suatu sektor pada suatu wilayah tertentu. (CPL 6) | |||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (Sub-CPMK) | ||||
1 | Mampu menjelaskan teori manajemen umum dan khususnya manajemen perkotaan (CPMK-1) | |||
2 | Mampu mereview Pustaka sebagai dasar pemilihan topik pemilihan isu strategis MaP (CPMK-1) | |||
3 | Mampu mengidentifikasi suatu isu strategis manajemen perkotaan (CPMK-2) | |||
4 | Mampu menyusun konstruksi teori MaP sebagai landasan kajian isu strategis MaP terpilih (CPMK-2) | |||
5 | Mampu mengevaluasi kesenjangan das sollen teori dan fakta-fakta lapangan yang terlaksana. Mahasiswa menemukan fakta dengan melakukan survei dan analisis (CPMK-3) | |||
6 | Mampu menentukan prinsip-prinsip MaP berbagai hasil dan pembahasan (CPMK-3) | |||
7 | Mampu menyusun ide manajemen perkotaan untuk penanggulangan isu terpilih (CPMK-3) | |||
MATERI PEMBELAJARAN | ||||
1 | Teori manajemen perkotaan (mengkasilkan konstruksi teori) | |||
2 | Prinsip-prinsip manajemen perkotaan (menghasilkan konstruksi teori/nspk) | |||
3 | Aplikasi manajemen perkotaan (metode pengambilan data untuk menyelesaikan permasalahan seperti teknik sampling, memahami teknik analisis data (kualitatif/kuantitatif), seperti aplikasi SPSS, expert system, Celluler automata, dll. | |||
PUSTAKA | ||||
| PUSTAKA UTAMA | |||
| 1. Achmad Nurmandi, 1999. Manajemen Perkotaan: Aktor, Organisasi dan Pengelolaan Daerah Perkotaan di Indonesia 1. Bintoro Tjokroaminoto, 1995. Manajemen Pembangunan. PT Toko Gunung Agung, Jakarta 1. Daniel Goleman, 2009. Ecological Intelligence. Penguin Books, London 1. Deddy Supriady Bratakusumah, 2003. Perencanaan Pebangunan Daerah: Strategi Menggali Potensi Dalam Mewujudkan Otonomi Daerah. PT Gramedia Pustaka Utama, Jakarta 1. Hadi Sabari Yunus, 2005. Manajemen Kota: Prespektif Spasial. Pustaka Pelajar, Yogyakarta 1. Heryanto B., 2011. Roh dan Citra Kota. Brilian Internasonal, Surabaya 1. Mungkasa, Oswar. 2020. Tata Kelola Kolaboratif : (Collaborative Governance) Menata Kolaborasi Pemangku Kepentingan. https://www.researchgate. net/publication/342674787. 1. Nurmandi, Achmad. 2014. Manajemen Perkotaan; Teori Organisasi, Perencanaan, Perumahan, Pelayanan dan Transportasi Mewujudkan Kota Cerdas. Yogyakarta: Jusuf Kalla School of Government. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (JKSG UMY). 1. Savas, E. E. 1986. “Alternative Structural Model for Delivering Urban Services”. Studies in the Management Sciences 9-21, Elsevier Science Publications 1. Selim, George dan dan Sally A. Woodward. 1992. “The Manager Monitored”, dalam Leslie Hillcocks dan Jenny Harrow (peny. ), Rediscovering Public Service Management London, McGraw-Hill Book Company | |||
| PUSTAKA PENDUKUNG | |||
| 1. Undang Undang No.32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup 1. UU RI No. 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang 1. Peraturan Pemerintah RI No.14 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Perumahan Dan Kawasan Permukiman 1. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 05/Prt/M/2008 Tentang Pedoman Penyediaan Dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau Di Kawasan Perkotaan 1. UU 27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir Dan Pulau Pulau Kecil | |||
PRASYARAT (Jika ada) | ||||
Tidak ada | ||||
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PRODI MANAJEMEN PERKOTAAN | ||||
SILABUS SINGKAT | ||||
MATA KULIAH | Nama | Manajemen Tata Ruang Kota | ||
Kode | 24P05211103 | |||
Kredit | 3 | |||
Semester | I | |||
DESKRIPSI MATA KULIAH | ||||
Matakuliah ini membahas sistem manajemen penataan kota dan fenomena pemanfaatan lahan di perkotaan. Manajemen tata ruang kota diharapkan dapat menambah pengetahuan dalam penataan ruang mulai dari perencanaan, pemanfaatan ruang, pengendalian pemanfaatan ruang, pengawasan, pembinaan, dan kelembagaan penataan ruang. Manajemen pemanfaatan lahan perlu semakin diefektifkan sesuai regulasi yang ada seperti kemudahan akses ruang terkait fungsi, status, dan data fisik melalui link khusus, sehingga manajemen infrastruktur ruang kota dapat mendukung pertumbuhan kota dan kualitas kehidupan di perkotaan secara berkelanjutan. | ||||
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) | ||||
1 | Mampu menjelaskan teori dan regulasi terkait manajemen tata ruang kota, terutama terkait penyelenggaraan penataan ruang berdasarkan studi kasus tata ruang perkotaan. (CPL 2) | |||
2 | Mampu menganalisis manajemen pemanfaatan lahan perkotaan dengan mengkaji isi-isu strategis aktual, kemajuan IPTek sesuai fenomena lahan saat ini berdasarkan studi kasus seperti pengadaan lahan yang mendukung penataan ruang perkotaan. (CPL 4) | |||
3 | Mampu menerapkan system aplikasi tata ruang dan mampu mengembangkan pengelolaan lahan perkotaan. (CPL 6) | |||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (Sub-CPMK) | ||||
1 | Mampu menjelaskan teori dan prinsip2 kota yang baik (livable, cerdas, dan berkelanjutan), terutama terkait manajemen tata ruang kota. (CPMK1) | |||
2 | Mampu menjelaskan interelasi problema pemanfaatan lahan perkotaan, dan kaitannya dengan prinsip2 perkotaan yang baik. (CPMK1) | |||
3 | Mampu menjelaskan pendekatan manajemen penyelenggaraan penataan ruang, terutama terkait manajemen perencanaan, pemanfaatan ruang, pengendalian pemanfaatan ruang, pengawasan, pembinaan, dan kelembagaan penataan ruang. (CPMK2) | |||
4 | Mampu mengeksplorasi isu, problema dan akar masalah khususnya terkait pengelolaan lahan perkotaan. (CPMK2) | |||
5 | Mampu menentukan teknik2 analisis untuk mengurai permasalahan manajemen lahan perkotaan, (CPMK3) | |||
6 | Mampu menggunakan sistem aplikasi pemanfaatan ruang sesuai dengan rencana tata ruang yang dapat memudahkan akses tata ruang dan menyelesaikan permasalahan lahan. (CPMK3) | |||
MATERI PEMBELAJARAN | ||||
1 | – Teori, prinsip, strategi manajemen penataan ruang kota (perencanaan, pemanfaatan lahan, pengendalian, pengawasan, pembinaan, dan kelembagaan) – Manajemen lahan perkotaan (identifikasi masalah, aplikasi GIS data lahan perkotaan yang link dengan parameter lahan (status pemilikan, DD, fungsi lahan, penataan ruang, dsb; – Sistem aplikasi tata ruang perkotaan berbasis digital. | |||
PUSTAKA | ||||
| PUSTAKA UTAMA | |||
| 1. Gu L. Y., Zhang Y. H., Zhu X. Q., et al. (2017) Based on remote sensing and CA-Markov model of land use landscape pattern simulation and driving force research [J]. Journal of Engineering, Heilongjiang University, 8 (2): 14-20, 30. 2. Roggema, R. (2018) Design with voids; How inverted urbanism increases urban resilience. Architectural Science Review 61 5: 349-357. http://dx.doi.org/10.1080/00038628.2018.1502153 3. Roggema, R. (2015), “Three urbanisms in one city: accommodating the paces of change”, Journal of Environmental Protection, Vol. 6 No. 9, pp. 946-956, available at: www.scirp.org/journal/jep; http://dx.doi.org/10.4236/jep.2015.69084 4. Rob Roggema, R., (2021) Towards Redundancy in Urban Landscapes: Enhancing Adaptive Capacity Through Design, Urban and Regional Planning, Volume 6, Issue 1, March 2021, Pages: 15-25. 5. Scott A J. (2019) Land Redevelopment and the Built Environment in Third-Wave Cities: Review and Synthesis. Journal of urban technology, (1): 57-81. 6. Rosana, Mira. 2018. Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan yang Berwawasan Lingkungan di Indonesia.Jurnal. Vol. 1 Nomor 1 7. Zhang M. R. (2017) Coupstrategies Of Urban Public Space Design in the Revival of Historic Areas in the old City Centre [J]. Architecture and Culture, (03): 190-192. 8. Zhao X. Q., He W., Li Z., et al. (2020) Land use simulation in rapid urbanization area–Taking Deyang City as an example [J]. Journal of Southwest Normal University (Natural Science Edition), 45 (7): 78-89. 9. Zhang Z. P., Tan E. S., Yu Y., et al. (2017) Based on the simulation study of suburban land use under the background of urbanization–Taking Huadu District of Guangzhou City as an example [J]. Introduction of land and resources, 14 (3): 85-91. | |||
| PUSTAKA PENDUKUNG | |||
| 10. Undang Undang No.32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup 11. UU RI No. 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang 12. Sukanto Reksohadiprodji dan Karsono. 1997. Ekonom Perkotaan. BPFE, Yogyakarta. 13. Tommy Eisenring. 2017. Sosiologi Perkotaan. Fahms Pustaka, Makassar. | |||
PRASYARAT (Jika ada) | ||||
Tidak ada
| ||||
Tabel 2.1 Silabus Singkat
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN PERKOTAAN | ||||
SILABUS SINGKAT | ||||
Metodologi Penelitian | Nama | Manajemen Infrastruktur Perkotaan | ||
Kode | 24P05210702 | |||
Kredit | 2 | |||
Semester | 1 | |||
DESKRIPSI MATA KULIAH | ||||
Matakuliah ini membahas manajemen sistem infrastruktur di perkotaan yang bertujuan membekali pengetahuan mendalam tentang perencanaan, pengembangan, dan manajemen infrastruktur perkotaan berkelanjutan untuk mendukung kualitas kehidupan di perkotaan. Ilmu infrastruktur perkotaan diharapkan dapat menambah pengetahuan terkait kemudahan dan keamanan dalam pemilihan dan penggunaan berbagai infrastruktur sehingga dapat menunjang perkembangan kawasan perkotaan secara secara berkelanjutan. | ||||
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) | ||||
1 | Mampu menjelaskan konsep dan prinsip dasar prasarana kota berupa jaringan energi/air/drainase/telkom/sampah/RTH. (CPL4) | |||
2 | Mampu menjelaskan dan menganalisis isu-isu dan dampak sistem transportasi dan prasarana kota. (CPL4) | |||
3 | Mampu mengevaluasi dan mengembangkan kebijakan prasarana perkotaan serta menentukan solusi penerapan sistem transportasi dan prasarana perkotaan yang inovatif. (CPL6) | |||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (Sub-CPMK) | ||||
1 | Mampu menjelaskan teori, konsep dan prinsip2 dasar infrastruktur perkotaan (transportasi dan berbagai prasarana) (CPMK-1) | |||
2 | Mampu menganalisis dan menjelaskan isu-isu kritis dalam perencanaan dan pengembangan infrastruktur perkotaan (jaringan transportasi dan prasarana) (CPMK-2) | |||
3 | Mampu mengeksplorasi dan menganalisis dampak infrastruktur perkotaan (sistem transportasi dan prasarana) terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi. (CPMK-3) | |||
4 | Mampu mengevaluasi strategi dan kebijakan serta menerapkan solusi alternatif dalam manajemen infrastruktur perkotaan yang berkelanjutan sesuai permasalahan yang ada. (CPMK-3) | |||
MATERI PEMBELAJARAN | ||||
1 | Manajemen Prasarana Perkotaan (konsep dan prinsip dasar, isu-isu dan dampak, kebijakan prasarana perkotaan; solusi prasarana perkotaan yang inovatif). | |||
2 | Manajemen transportasi perkotaan (konsep dan prinsip dasar, isu-isu pengembangan, dampak transportasi, dan kebijakan manajemen transportasi) | |||
PUSTAKA | ||||
| PUSTAKA UTAMA | |||
| 1. Arif S. Khan, Nitin Singh, and Ramesh C. Sharma. (2016), “Smart Infrastructure for Smart Cities”. Procedia Computer Science, vol. 89, pp. 876-882. 2. Edward O. Amoah, Felix B. Hammond, and Gabriel Botchwey, (2016), Challenges of Urban Infrastructure Development in Developing Countries”. Journal of Construction Engineering and Management, vol. 142, no. 3 3. Marta Fionda, Stefano Capolongo, and Giovanni Buffoni, (2018), “Sustainability and Infrastructure: A Review”. Sustainability, vol. 10, no. 11, pp. 3861. 4. Claudia Canales and Raffaella Coda, (2017), Infrastructure for Sustainable Urban Development. Sustainability, vol. 9, no. 12, pp. 2261. 5. Robert D. Yaro, (2008), “Urban Infrastructure: The Challenge of Sustainable Development”. Environment and Urbanization, vol. 20, no. 2, 2008, pp. 381-397. 6. Arif S. Khan, Nitin Singh, and Ramesh C. Sharma, (2016), Smart Infrastructure for Smart Cities”. Procedia Computer Science, vol. 89, pp. 876-882. 7. Edward O. Amoah, Felix B. Hammond, and Gabriel Botchwey, (2016), Challenges of Urban Infrastructure Development in Developing Countries”. Journal of Construction Engineering and Management, vol. 142, no. 3. 8. Marta Fionda, Stefano Capolongo, and Giovanni Buffoni, (2018), Sustainability and Infrastructure: A Review. Sustainability, vol. 10, no. 11, pp. 3861. 9. Claudia Canales and Raffaella Coda, (2017), Infrastructure for Sustainable Urban Development. Sustainability, vol. 9, no. 12, pp. 2261. 10. Robert D. Yaro, (2008), Urban Infrastructure: The Challenge of Sustainable Development. Environment and Urbanization, vol. 20, no. 2, pp. 381-397. | |||
| PUSTAKA PENDUKUNG | |||
| 11. UU No. 26 Tahun 2007, tentang Penataan Ruang 12. PP No 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang 13. UU No. 11 Tahun 2001 tentang Jalan | |||
PRASYARAT (Jika ada) | ||||
– | ||||
Tabel 4.12c Rencana Penugasan Terstruktur
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN PERKOTAAN | |||||||
RENCANA PENUGASAN TERSTRUKTUR | |||||||
MATA KULIAH | Metodologi Penelitian | ||||||
KODE | 24P05210102 | sks | 2 | SEMESTER | 1 | ||
DOSEN PENGAMPU | Mukti Ali, ST., MT., Ph.D. Dr. Ir. Andi Bachtiar Arief, MTP Dr. Ir. Sudirman Nganro, ST, MSP | ||||||
BENTUK TUGAS | WAKTU PENGERJAAN TUGAS | ||||||
Tugas Kelompok 2 orang | 1-4 Pekan | ||||||
JUDUL TUGAS | |||||||
Paper | |||||||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH | |||||||
Mampu menyusun metode penelitian sejalan dengan kerangka konseptual (CPMK-3) | |||||||
DISKRIPSI TUGAS | |||||||
Buat dalam bentuk paper tentang metode penelitian yang mengacu pada Pendahuluan dan kajian pustaka. | |||||||
METODE PENGERJAAN TUGAS | |||||||
1. Penyusunan Paper 2. Presentasi | |||||||
BENTUK DAN FORMAT LUARAN | |||||||
a. Obyek Garapan: Kajian Ilmu b. Bentuk Luaran: Kerangka rancangan penelitian sesuai kasus tertentu. | |||||||
INDIKATOR, KRETERIA DAN BOBOT PENILAIAN | |||||||
| |||||||
JADWAL PELAKSANAAN | |||||||
1. |
| ||||||
LAIN-LAIN | |||||||
| |||||||
DAFTAR RUJUKAN | |||||||
1. Adrian Wallwork-English for Writing Research Papers-Springer (2011) 2. Blanchet, Jose. 2008. Optimal Transport Methods in Operations Research and Statistics. Colombia University. 3. Creswell, J., W. Research Design.2013. Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif dan Miexd. 4. Rudestam, K E.; Newton, R. 1992. Surviving Your Dissertation. Sage Publication, London. 5. Soetriono, Hanafie, Rita 2007. Filsafat Ilmu dan Metodologi Penelitian 6. Suryabrata, S. 2010. Metodologi Peneitian. PT. Raja Grafindo, Jakarta | |||||||
Tabel 4.12c Rencana Penugasan Terstruktur
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PRODI MAGISTER MANAJEMEN PERKOTAAN | |||||||
RENCANA PENUGASAN TERSTRUKTUR | |||||||
MATA KULIAH | Filsafat Ilmu | ||||||
KODE | 24P05210302 | sks | 2 | SEMESTER | 1 | ||
DOSEN PENGAMPU | Prof. Dr. Ir. Arifuddin Akil, M.T. Prof. Dr. Ir. Shirly Wunas, DEA | ||||||
BENTUK TUGAS | WAKTU PENGERJAAN TUGAS | ||||||
Tugas Kelompok 2 orang | 1-4 Pekan | ||||||
JUDUL TUGAS | |||||||
Paper | |||||||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH | |||||||
Mampu menganalisis pengetahuan sains dan metode berpikir ilmiah dalam pemecahan masalah dan pemberian solusi (CPMK-2) | |||||||
DISKRIPSI TUGAS | |||||||
Buat dalam bentuk paper yang berisi narasi, skema, atau tabel, tentang Filsafat Ilmu tentang Manajemen Perkotaan | |||||||
METODE PENGERJAAN TUGAS | |||||||
1. Penyusunan Paper 2. Presentasi | |||||||
BENTUK DAN FORMAT LUARAN | |||||||
a. Obyek Garapan: Kajian Ilmu b. Bentuk Luaran: 1. Kerangka berfikir filosofis tentang Manajemen Perkotaan | |||||||
INDIKATOR, KRETERIA DAN BOBOT PENILAIAN | |||||||
| |||||||
JADWAL PELAKSANAAN | |||||||
1. |
| ||||||
LAIN-LAIN | |||||||
| |||||||
DAFTAR RUJUKAN | |||||||
9. Jujun S Suriasumantri, Filsafat Ilmu: Sebuah Pengantar Populer, Pustaka Sinar Harapan, Jakarta. 10. ————————–, Ilmu Dalam Presfektif. Gramedia, Jakarta. 11. Ahmad Tafsir, Filsafat Ilmu, Remaja Rosdakarya, Bandung. 12. Conny Semiawan, dkk, Dimensi Kreatif Dalam Filsafat Ilmu. Rosda Karya: Bandung 13. Solly Lubis, Filsafat Ilmu dan Penelitian, Mahdar Maju, Jakarta. Soetriono and S.R. Hanafie. 2007. Filsafat Ilmu dan Metodologi Penelitian. Yogyakarta: | |||||||
Tabel 4.12c Rencana Penugasan Terstruktur
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN PERKOTAAN | |||||||
RENCANA PENUGASAN TERSTRUKTUR | |||||||
MATA KULIAH | Teori, Prinsip, dan Aplikasi Manajemen Perkotaan | ||||||
KODE | 24P05210203 | sks | 3 | SEMESTER | 2 | ||
DOSEN PENGAMPU | Prof. Dr. Ir. S. Trisutomo, MS Dr. Ir. Andi Bachtiar Arief, MTP Dr. Sudirman Nganro, ST., MSP. | ||||||
BENTUK TUGAS | WAKTU PENGERJAAN TUGAS | ||||||
Tugas Kelompok 2 orang | 1-4 Pekan | ||||||
JUDUL TUGAS | |||||||
Paper | |||||||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH | |||||||
Mampu menganalisis kesenjangan teori dgn fakta pengelolaan perkotaan yang diterapkan, dilakukan dengan survei dan analisis (CPMK-3) | |||||||
DISKRIPSI TUGAS | |||||||
Buat dalam bentuk paper tentang analisis kesenjangan antara teori dengan penerapan pengelolaan perkotaan yang terjadi saat ini, pilih kasus lokasi di kawasan perkotaan | |||||||
METODE PENGERJAAN TUGAS | |||||||
1. Penyusunan Paper 2. Presentasi | |||||||
BENTUK DAN FORMAT LUARAN | |||||||
a. Obyek Garapan: Kajian Ilmu b. Bentuk Luaran: 1. Kerangka berfikir filosofis tentang Manajemen Perkotaan | |||||||
INDIKATOR, KRETERIA DAN BOBOT PENILAIAN | |||||||
| |||||||
JADWAL PELAKSANAAN | |||||||
1. |
| ||||||
LAIN-LAIN | |||||||
| |||||||
DAFTAR RUJUKAN | |||||||
| |||||||
| UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PRODI MANAJEMEN PERKOTAAN | ||||||
RENCANA TUGAS MAHASISWA | |||||||
MATA KULIAH | Ekonomi dan Keuangan Perkotaan | ||||||
KODE | 24P05210802 | sks | 2 | SEMESTER | I | ||
DOSEN PENGAMPU | Prof. Dr. Mursalim Nohong, SE., M.Si Dr. Muhammad Soebarsyah, SE., M.Si. | ||||||
BENTUK TUGAS | WAKTU PENGERJAAN TUGAS | ||||||
Tugas Individu secara mandiri | 2 Pekan | ||||||
JUDUL TUGAS | |||||||
Makalah | |||||||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH | |||||||
Mampu menyusun rekomendasi atau kebijakan pengembangan perkotaan dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi | |||||||
DISKRIPSI TUGAS | |||||||
Buatlah paper dan slide presentasi tentang penyusunan rekomendasi atau kebijakan pengembangan perkotaan yang dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi. | |||||||
METODE PENGERJAAN TUGAS | |||||||
Penyusunan makalah dan presentasi | |||||||
BENTUK DAN FORMAT LUARAN | |||||||
Tugas berkelompok | |||||||
INDIKATOR, KRETERIA DAN BOBOT PENILAIAN | |||||||
Ketuntasan dan ketepatan dalam menyusun rekomendasi atau kebijakan pengembangan perkotaan yang dikaitkan dengan pertumbuhan ekonomi. Bobot penilaian 10. | |||||||
JADWAL PELAKSANAAN | |||||||
Pekan 6 & 7 |
| ||||||
LAIN-LAIN | |||||||
– | |||||||
DAFTAR RUJUKAN | |||||||
Arthur O’Sullivan. 2011. Urban Economics, Eighth Edition. McGraw-Hill/Irwin | |||||||
Tabel 4.12c Rencana Penugasan Terstruktur
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN PERKOTAAN | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
RENCANA PENUGASAN TERSTRUKTUR | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
MATA KULIAH | Perkotaan Layak Huni | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
KODE | 24P05210603 | sks | 3 | SEMESTER | 5 | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
DOSEN PENGAMPU | Prof. Dr. Ir. Arifuddin Akil, M.T. Dr. Ir. Sudirman Nganro, ST, MSP | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
BENTUK TUGAS | WAKTU PENGERJAAN TUGAS | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Tugas Kelompok 2 orang | 1-4 Pekan | |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
JUDUL TUGAS | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Paper | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Mampu menganalisis faktor-faktor pembentuk perkotaan layak huni dari konteks sistem ekologi, budaya, energi, pengolahan limbah, dan kebijakan kota pintar. (CPMK-3) | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
DISKRIPSI TUGAS | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Buat dalam bentuk paper tentang faktor pembentuk perkotaan layak huni dari konteks sistem ekologi, budaya, energi, dan ekonomi. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
METODE PENGERJAAN TUGAS | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
1. Penyusunan Paper 2. Presentasi | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
BENTUK DAN FORMAT LUARAN | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
a. Obyek Garapan: Kajian analisis b. Bentuk Luaran: Hasil analisis wujud kota layak huni berdasarkan faktor-faktor pembentukannya. | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
INDIKATOR, KRETERIA DAN BOBOT PENILAIAN | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
JADWAL PELAKSANAAN | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
1. |
| |||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
LAIN-LAIN | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
DAFTAR RUJUKAN | ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
1. World Bank. 1996. Livable Cities for 21st Century, Directions in Development. The World Bank. Washington, DC. 2. UN Habitat. 2013. Planning and Design for Sustainable Urban Mobility. Global Report on Human Settlements 2013. Routledge. New York. 3. Montgomery, Charles. 2013. Happy City : Transforming Our Lives Through Urban Design. Farrar, Straus, and Giroux. New York. 4. Wheeler, Stephen M. 2004. Planning for Sustainability, Creating Livable, Equitable, and Ecological Communities. Routledge Taylor and Francis Group. London and New York. 5. Scott A J. (2019) Land Redevelopment and the Built Environment in Third-Wave Cities: Review and Synthesis. Journal of urban technology, (1): 57-81.
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
MK Kebijakan Publik Perkotaan
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERKOTAAN | |||||||
RENCANA TUGAS MAHASISWA | |||||||
MATA KULIAH | Kebijakan Publik Perkotaan | ||||||
KODE | 24P05211402 | sks | 2 | SEMESTER | 2 | ||
DOSEN PENGAMPU | Dr. Muhammad Ramli, AT., M.Si. Dr. Ir. Andi Bachtiar Arief, MS | ||||||
BENTUK TUGAS | WAKTU PENGERJAAN TUGAS | ||||||
Tugas Individu secara mandiri | 2 Pekan | ||||||
JUDUL TUGAS | |||||||
Makalah | |||||||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH | |||||||
Mampu menganalisis kebijakan public perkotaan ditinjau dari tiap sector. Hal ini dilakukan melalui pembahasan tugas yang dipresentasikan secara bersama (CPMK-3) | |||||||
DISKRIPSI TUGAS | |||||||
Buatlah paper dan slide presentasi tentang penyusunan rekomendasi kebijakan publik perkotaan yang dikaitkan dengan permasalahan perkotaan. | |||||||
METODE PENGERJAAN TUGAS | |||||||
Penyusunan makalah dan presentasi | |||||||
BENTUK DAN FORMAT LUARAN | |||||||
Tugas berkelompok | |||||||
INDIKATOR, KRETERIA DAN BOBOT PENILAIAN | |||||||
Ketuntasan dan ketepatan dalam menyusun rekomendasi kebijakan publik perkotaan yang dikaitkan dengan permasalahan perkotaan. Bobot penilaian 10. | |||||||
JADWAL PELAKSANAAN | |||||||
Pekan 12 & 13 |
| ||||||
LAIN-LAIN | |||||||
– | |||||||
DAFTAR RUJUKAN | |||||||
1. Susan S. Fainstein, and Scott Campbell. (2011). “Readings in Urban Theory”. 2. Richard T. LeGates, and Frederic Stout. (2015). “The City Reader”. 3. David Wilson, et al. (2014). “Urban Regeneration: A Handbook”.
| |||||||
MK Tata Hukum dan Perundangan
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PRODI MAGISTER MANAJEMEN PERKOTAAN | ||||
SILABUS SINGKAT | ||||
Tata Hukum dan Perundangan | Nama | Tata Hukum dan Kelembagaan | ||
Kode | 24P05211302 | |||
Kredit | 2 | |||
Semester | 2 | |||
DESKRIPSI MATA KULIAH | ||||
Setelah mengikuti matakuliah ini, mahasiswa mampu menginternalisasi dan menganalisis konsep dasar tata hukum dan kelembagaan di perkotaan, mampu menganalisis permasalahan hukum di perkotaan, konsep dasar tata hukum di Indonesia, prinsip-prinsip hukum dan kelembagaan dalam bidang manajemen perkotaan, proses pembentukan peraturan, konsep penegakan hukum dan sistem peradilan terkait kebijakan publik, dan penerapan penegakan hukum dalam pengendalian pemanfaatan ruang di perkotaan. | ||||
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) | ||||
1 | Mampu berpikir kritis dan ilmiah, serta logis, sistematis, memiliki etika, mampu memahami konsep dasar tata hukum dan perundang-unangan, serta mampu menganalisis permasalahan hukum di perkotaan (CPL-1) | |||
2 | Mampu menganalisis konsep dasar tata hukum di Indonesia, serta mampu menganalisis prinsip-prinsip hukum dalam bidang manajemen perkotaan (CPL-2). | |||
3 | Mampu menjelaskan proses pembentukan perundang-undangan, konsep penegakan hukum terkait kebijakan publik, serta mampu menganalisis penerapan penegakan hukum dalam pengendalian pemanfaatan ruang di perkotaan (CPL-6) | |||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (Sub-CPMK) | ||||
1 | Sub-CPMK1, Mampu menganalisis konsep dasar tata hukum dan kelembagaan di perkotaan (CPMK-1) | |||
2 | Sub-CPMK2, Mampu mampu menganalisis permasalahan hukum di perkotaan (CPMK-1) | |||
3 | Sub-CPMK3, Mampu menjelaskan konsep dasar tata hukum dan kelembagaan di Indonesia (CPMK-1) | |||
4 | Sub-CPMK4, Mampu menganalisis prinsip-prinsip hukum dan kelembagaan dalam bidang manajemen perkotaan (CPMK-2) | |||
5 | Sub-CPMK5, Mampu menjelaskan proses pembentukan peraturan, konsep penegakan hukum dan sistem peradilan terkait kebijakan publik diperkotaan (CPMK-3) | |||
6 | Sub-CPMK6, Mampu menganalisis penerapan penegakan hukum dan kelembagaan dalam pengendalian pemanfaatan ruang di perkotaan (CPMK-3) | |||
MATERI PEMBELAJARAN | ||||
1 | Tata Hukum (Konsep dasar tata hukum dan perundang-unangan, mampu menganalisis permasalahan hukum, konsep dasar tata hukum di Indonesia, prinsip-prinsip hukum dalam bidang manajemen perkotaan, proses pembentukan peraturan, konsep penegakan hukum terkait kebijakan publik dan pengendalian pemanfaatan ruang di perkotaan) | |||
2 | Kelembagaan (jenis dan bentuk kelembagaan dalam manajemen perkotaan, Tupoksi kelembagaan, sinergitas dan jaringan antar kelembagaan dalam pengendalian pemanfaatan ruang di perkotaan). | |||
PUSTAKA | ||||
| PUSTAKA UTAMA | |||
| 1. Susan S. Fainstein, and Scott Campbell. (2011). “Readings in Urban Theory”. 2. Richard T. LeGates, and Frederic Stout. (2015). “The City Reader”. 3. David Wilson, et al. (2014). “Urban Regeneration: A Handbook”. 4. Judith Tendler. (1997). “Good Government in the Tropics”. 5. United Nations Human Settlements Programme. (2016). “The State of African Cities”. 6. Heryanto, B, 2017, Roh Kota, Gadjah Mada Press | |||
| PUSTAKA PENDUKUNG | |||
| 7. The Liang Gie. 1996. Pengantar Filsafat Teknologi. Penerbit Andi, Yogyakarta. 8. Francis Lim. 2008. Filsafat Teknologi, Don Ihde Tentang Manusia & Alat. Penerbit Kanisius | |||
PRASYARAT (Jika ada) | ||||
– | ||||
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERKOTAAN | |||||||
RENCANA TUGAS MAHASISWA | |||||||
MATA KULIAH | Tata Hukum dan Kelembagaaan | ||||||
KODE | 24P05211302 | sks | 2 | SEMESTER | 2 | ||
DOSEN PENGAMPU | Prof. Dr. Abrar Saleng, SH., MH Dr. Eng. Ihsan Latief, ST., M.T.
| ||||||
BENTUK TUGAS | WAKTU PENGERJAAN TUGAS | ||||||
Tugas Individu secara mandiri | 2 Pekan | ||||||
JUDUL TUGAS | |||||||
Makalah | |||||||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH | |||||||
Mampu menjelaskan proses pembentukan perundang-undangan, konsep penegakan hukum terkait kebijakan publik, serta mampu menganalisis penerapan penegakan hukum dalam pengendalian pemanfaatan ruang di perkotaan (CPMK-3) | |||||||
DISKRIPSI TUGAS | |||||||
Buatlah paper dan slide presentasi tentang rekomendasi penegakan hukum dalam pengendalian pemanfaatan ruang di Kota Makassar. | |||||||
METODE PENGERJAAN TUGAS | |||||||
Penyusunan makalah dan presentasi | |||||||
BENTUK DAN FORMAT LUARAN | |||||||
Tugas berkelompok | |||||||
INDIKATOR, KRETERIA DAN BOBOT PENILAIAN | |||||||
Ketuntasan dan ketepatan dalam menyusun rekomendasi penegakan humum di perkotaan yang dikaitkan dengan kasus pengendalian pemanfaatan ruang. Bobot penilaian 10. | |||||||
JADWAL PELAKSANAAN | |||||||
Pekan 12 & 13 |
| ||||||
LAIN-LAIN | |||||||
– | |||||||
DAFTAR RUJUKAN | |||||||
1. Richard T. LeGates, and Frederic Stout. (2015). “The City Reader”. 2. David Wilson, et al. (2014). “Urban Regeneration: A Handbook”. 3. Judith Tendler. (1997). “Good Government in the Tropics”. | |||||||
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PRODI MANAJEMEN PERKOTAAN | |||||||
RENCANA TUGAS MAHASISWA | |||||||
MATA KULIAH | Lingkungan dan Perubahan Iklim Pesisir | ||||||
KODE | 24P05211202 | sks | 2 | SEMESTER | 2 | ||
DOSEN PENGAMPU | Prof. Dr. Ir. S. Trisutomo, MS Dr. Ir. Andi Bachtiar Arief, MS Mukti Ali, ST, MT, Ph.D | ||||||
BENTUK TUGAS | WAKTU PENGERJAAN TUGAS | ||||||
Tugas Individu secara mandiri | 2 Pekan | ||||||
JUDUL TUGAS | |||||||
Makalah | |||||||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH | |||||||
Mampu menjelaskan terjadinya fenomena, dampak, serta kasus nyata perubahan iklim di kota pesisir (CPMK-3) | |||||||
DISKRIPSI TUGAS | |||||||
Buatlah paper dan slide presentasi tentang fenomena iklim pesisir dan dampak dan mitigasinya di kota pesisir. | |||||||
METODE PENGERJAAN TUGAS | |||||||
Penyusunan makalah dan presentasi | |||||||
BENTUK DAN FORMAT LUARAN | |||||||
Tugas berkelompok | |||||||
INDIKATOR, KRETERIA DAN BOBOT PENILAIAN | |||||||
Ketuntasan dan ketepatan dalam menyusun presentasi fenomena iklim, dampak, dan mitigasi di kota pesisir Bobot penilaian 10. | |||||||
JADWAL PELAKSANAAN | |||||||
Pekan 11 & 12 |
| ||||||
LAIN-LAIN | |||||||
– | |||||||
DAFTAR RUJUKAN | |||||||
1. UU RI No.26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang 2. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 05/Prt/M/2008 Tentang Pedoman Penyediaan Dan Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau Di Kawasan Perkotaan 3. UU 27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir Dan Pulau Pulau Kecil | |||||||
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERKOTAAN | |||||||
RENCANA TUGAS MAHASISWA | |||||||
MATA KULIAH | Aplikasi GIS | ||||||
KODE | 24P05210803 | sks | 3 | SEMESTER | I | ||
DOSEN PENGAMPU | Dr.Eng.Abdul Rachman Rasyid, ST.,M.Si. Dr. Eng. Ilham Alimuddin, ST., M.GIS. | ||||||
BENTUK TUGAS | WAKTU PENGERJAAN TUGAS | ||||||
Makalah | 1 Pekan | ||||||
JUDUL TUGAS | |||||||
Makalah | |||||||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH | |||||||
Mampu memahami komponen utama dan fungsi Sistem Informasi Geospasial (SIG) | |||||||
DISKRIPSI TUGAS | |||||||
Buatlah makalah tentang komponen-komponen dan fungsi Sistem Informasi Geospasial (SIG) | |||||||
METODE PENGERJAAN TUGAS | |||||||
Penyusunan makalah | |||||||
BENTUK DAN FORMAT LUARAN | |||||||
Tugas Mandiri | |||||||
INDIKATOR, KRETERIA DAN BOBOT PENILAIAN | |||||||
Pemahaman Sistem Informasi Geografis (SIG) Bobot Penilaian 5. | |||||||
JADWAL PELAKSANAAN | |||||||
1. Pekan 1 |
| ||||||
LAIN-LAIN | |||||||
| |||||||
DAFTAR RUJUKAN | |||||||
Ramadhani Fatwa, Pengantar Ilmu Geoinformatika (2017), UB Press. Indonesia Pedoman Pelatihan Sistem Informasi Geografi (SIG) (2017), Witaris LPPM Unhas. Indonesia De Mers, (2004), Principles of Geographic Information System, Sydney, Australia Aronoff, Stan, (1998), GIS A Management Perspective | |||||||
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERKOTAAN | |||||||
RENCANA TUGAS MAHASISWA | |||||||
MATA KULIAH | Smart City | ||||||
KODE | 18P05210902 | sks | 2 | SEMESTER | I | ||
DOSEN PENGAMPU | Dr. Ir. Zahir Zainuddin, M.Sc Prof. Dr. Ir. Arifuddin Akil, MT | ||||||
BENTUK TUGAS | WAKTU PENGERJAAN TUGAS | ||||||
Tugas berkelompok | 3 Pekan | ||||||
JUDUL TUGAS | |||||||
Presentasi | |||||||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH | |||||||
Mampu membuat dan mempresentasikan projek studi kasus smart city | |||||||
DISKRIPSI TUGAS | |||||||
Buatlah bahan presentasi dari projek studi kasus smart city | |||||||
METODE PENGERJAAN TUGAS | |||||||
Penyusunan presentasi projek | |||||||
BENTUK DAN FORMAT LUARAN | |||||||
Tugas berkelompok | |||||||
INDIKATOR, KRETERIA DAN BOBOT PENILAIAN | |||||||
Kelengkapan bahan presentasi dan ketelitian dalam menyusun tugas | |||||||
JADWAL PELAKSANAAN | |||||||
Pekan 13 – 15 |
| ||||||
LAIN-LAIN | |||||||
– | |||||||
DAFTAR RUJUKAN | |||||||
Komninos, N. (2006). “The Architecture of Intelligent Cities: Integrating Human, Collective and Artificial Intelligence to Enhance Knowledge and Innovation.” Elsevier. Giffinger, R., Fertner, C., Kramar, H., Kalasek, R., Pichler-Milanovic, N., & Meijers, E. (2007). “Smart Cities: Ranking of European Medium-Sized Cities.” Centre of Regional Science | |||||||
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PROGRAM STUDI MANAJEMEN PERKOTAAN | |||||||
RENCANA TUGAS MAHASISWA | |||||||
MATA KULIAH | Permukiman dan Kota Baru | ||||||
KODE | 24P05210902 | sks | 2 | SEMESTER | I | ||
DOSEN PENGAMPU | Prof. DR. Ir. Shirly WUNAS, DEA Prof. DR. Ir. Mimi Arifin, MSi | ||||||
BENTUK TUGAS | WAKTU PENGERJAAN TUGAS | ||||||
Tugas Berkelompok | 2 Pekan | ||||||
JUDUL TUGAS | |||||||
Laporan | |||||||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH | |||||||
Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah dalam bidang pembangunan kota baru terkait pengembangaan perumahan berdasarkan analisis komparatif dari data empiris | |||||||
DISKRIPSI TUGAS | |||||||
Buatlah laporan tugas latihan kelompok tentang penyelesaian masalah dalam bidang pembangunan kota baru terkait pengembangan perumahan berdasarkan analisis komparatif dari data empiris | |||||||
METODE PENGERJAAN TUGAS | |||||||
Penyusunan Laporan | |||||||
BENTUK DAN FORMAT LUARAN | |||||||
Tugas berkelompok | |||||||
INDIKATOR, KRETERIA DAN BOBOT PENILAIAN | |||||||
Ketepatan dan ketuntasan dalam menyajikan laporan tugas latihan kelompok dengan mengaplikasikan prinsip dan konsep perencanaan serta norma dan standar perencanaan kota | |||||||
JADWAL PELAKSANAAN | |||||||
Pekan 14 & 15 |
| ||||||
LAIN-LAIN | |||||||
| |||||||
DAFTAR RUJUKAN | |||||||
1. Dunham, E. and Williamson J. 2009. Retrofitting Suburbia, Urban Design Solutions for Redesigning Suburbs. John Wiley & Sons, Inc 2. Edwards Brian and David Turrent. 2000. Sustainable Housing, Principles & Practics, E & SPON, London and New York
| |||||||
MK Kebijakan Publik Perkotaan
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PRODI MAGISTER MANAJEMEN PERKOTAAN | ||||
SILABUS SINGKAT | ||||
Kebijakan Publik Perkotaan | Nama | Kuliah Lapangan | ||
Kode | 24P05211502 | |||
Kredit | 2 | |||
Semester | 2 | |||
DESKRIPSI MATA KULIAH | ||||
Setelah mengikuti matakuliah ini, mahasiswa mampu menambah wawasan baik tentang pengembangan wawasan akademik (manajemen perkotaan), melalui pengembangan pengalaman best practices dalam bidang manajemen pembangunan dan perencanaan perkotaan terutama terkait kebijakan publik yang dibuat oleh pemerintah, melalui kunjungan ke beberapa lokasi objek studi kasus di satu atau beberapa kota tujuan yang dikunjungi, baik dalam negeri maupun luar negeri, baikinstansi perkotaan maupun pada unit kegiatan infrastruktur perkotaan. Pemilihan lokasi dan objek kunjungan didasarkan pada tema-tema yang akan difokuskan atau dipelajari. | ||||
CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (CPMK) | ||||
1 | Mampu berpikir kritis dan ilmiah, serta logis, sistematis, mampu menjabarkan konsep dasar Kebijakan perkotaan, serta mampu menjelaskan tantangan dan peran penentu kebijakan public (CPL-1) | |||
2 | Mampu menganalisis kelebihan dan kelemahan berbagai infrasruktur perkotaan/ untuk sektor, mampu menganalisis strategi kebijakan dan peran masyarakat dari berbagai sector. (CPL-2) | |||
3 | Mampu menganalisis konsep kebijakan pemerintah/sector di perkotaan yang berkelanjutan dan penerapanya dalam berbagai kasus di perkotaan (CPL-6) | |||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH (Sub-CPMK) | ||||
1 | Mampu menjabarkan dan menganalisis kelengkapan beberapa sektor pelayanan publik di perkotaan seperti transportasi, pemerintahan, sosial ekonomi, prasarana pendukung kebutuhan dasar masyarakat, perumahan, ruang inklusif, dan pariwisata. (CPMK-1) | |||
2 | Mampu menganalisis efisiensi dan efektifitas beberapa sektor pelayanan publik di perkotaan baik terhadap pelayanan masyarakat maupun terhadap pendapatan/pembiayaan perkotaan, khususnya pada beberapa sektor seperti transportasi, pemerintahan, sosial ekonomi, prasarana pendukung kebutuhan dasar masyarakat, perumahan, ruang inklusif, dan pariwisata (CPMK-2) | |||
3 | Mampu menjelaskan tantangan perkotaan dan peran kebijakan public yang diprogramkan dalam mengatasi masalah perkotaan dan peran masyarakat (CPMK-2) | |||
4 | Mampu mengorganisasikan proses kunjungan secara mandiri, mampu mengumpulkan menguraikan dan menganalisis data, serta mampu menyusun laporan (CPMK-3) | |||
5 | Mampu mengevaluasi dan mengembangkan kebijakan pemerintah/sektor sebagai best practices hasil kunjungan lapangan (CPMK-3) | |||
MATERI PEMBELAJARAN | ||||
1 | Manajemen kota | |||
2 | Best Practices | |||
PUSTAKA | ||||
| PUSTAKA UTAMA | |||
| 1. Susan S. Fainstein, and Scott Campbell. (2011). “Readings in Urban Theory”. 2. Richard T. LeGates, and Frederic Stout. (2015). “The City Reader”. 3. David Wilson, et al. (2014). “Urban Regeneration: A Handbook”. 4. Judith Tendler. (1997). “Good Government in the Tropics”. 5. United Nations Human Settlements Programme. (2016). “The State of African Cities”. 6. Heryanto, B, 2017, Roh Kota, Gadjah Mada Press | |||
| PUSTAKA PENDUKUNG | |||
| 7. The Liang Gie. 1996. Pengantar Filsafat Teknologi. Penerbit Andi, Yogyakarta. 8. Francis Lim. 2008. Filsafat Teknologi, Don Ihde Tentang Manusia & Alat. Penerbit Kanisius | |||
PRASYARAT (Jika ada) | ||||
– | ||||
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PRODI MANAJEMEN PERKOTAAN | |||||||
RENCANA TUGAS MAHASISWA | |||||||
MATA KULIAH | Kuliah Lapangan | ||||||
KODE | 24P05211502 | sks | 2 | SEMESTER | 2 | ||
DOSEN PENGAMPU | Prof. Dr. Ir. Arifuddin Akil, M.T. Dr. Eng. Ir. Rita Tahir Lopa, M.T. | ||||||
BENTUK TUGAS | WAKTU PENGERJAAN TUGAS | ||||||
Tugas Individu secara mandiri | 2 Pekan | ||||||
JUDUL TUGAS | |||||||
Makalah | |||||||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH | |||||||
Mampu mengevaluasi dan mengembangkan kebijakan pemerintah/sektor sebagai best practices hasil kunjungan lapangan (Sub CPMK-5) | |||||||
DISKRIPSI TUGAS | |||||||
Buatlah paper dan slide presentasi tentang evaluasi penerapan kebijakan publik perkotaan yang dikaitkan dengan permasalahan perkotaan. | |||||||
METODE PENGERJAAN TUGAS | |||||||
Penyusunan makalah dan presentasi | |||||||
BENTUK DAN FORMAT LUARAN | |||||||
Tugas berkelompok | |||||||
INDIKATOR, KRETERIA DAN BOBOT PENILAIAN | |||||||
Ketuntasan dan ketepatan dalam menyusun rekomendasi penerapan kebijakan publik perkotaan yang dikaitkan dengan permasalahan perkotaan. Bobot penilaian 10. | |||||||
JADWAL PELAKSANAAN | |||||||
Pekan 12 & 13 |
| ||||||
LAIN-LAIN | |||||||
– | |||||||
DAFTAR RUJUKAN | |||||||
1. Susan S. Fainstein, and Scott Campbell. (2011). “Readings in Urban Theory”. 2. Richard T. LeGates, and Frederic Stout. (2015). “The City Reader”. 3. David Wilson, et al. (2014). “Urban Regeneration: A Handbook”.
| |||||||
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PRODI MANAJEMEN PERKOTAAN | |||||||
RENCANA TUGAS MAHASISWA | |||||||
MATA KULIAH | Sosio-Spasial dan Pembangunan Perkotaan | ||||||
KODE | 24P05210403 | sks | 3 | SEMESTER | II | ||
DOSEN PENGAMPU | Dr. Muh. Ramli, AT, M.Si. Prof. Dr. Ir. Arifuddin Akil, MT | ||||||
BENTUK TUGAS | WAKTU PENGERJAAN TUGAS | ||||||
Tugas Individu | 1 Pekan | ||||||
JUDUL TUGAS | |||||||
Paper | |||||||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH | |||||||
Mampu menganalisis dan mengevaluasi kebijakan dan kritik terhadap pembangunan perkotaan (Sub-CPMK 7) | |||||||
DISKRIPSI TUGAS | |||||||
Bualah paper yang mengkaji tentang evaluasi kebijakan perkotaan terkait fenomena kependudukan saat ini dan akan datang | |||||||
METODE PENGERJAAN TUGAS | |||||||
Penyusunan paper | |||||||
BENTUK DAN FORMAT LUARAN | |||||||
Tugas Individu | |||||||
INDIKATOR, KRETERIA DAN BOBOT PENILAIAN | |||||||
Ketepatan dan ketuntasan analisis evaluasi kebijakan perkotaan | |||||||
JADWAL PELAKSANAAN | |||||||
Pekan 14 |
| ||||||
LAIN-LAIN | |||||||
– | |||||||
DAFTAR RUJUKAN | |||||||
| |||||||
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PRODI MANAJEMEN PERKOTAAN | |||||||
RENCANA TUGAS MAHASISWA | |||||||
MATA KULIAH | Teori, Prinsip, dan Aplikasi Manajemen Perkotaan | ||||||
KODE | 24P05210203 | sks | 3 | SEMESTER | I | ||
DOSEN PENGAMPU | Prof. Dr. Ir. S. Trisutomo, MS Dr. Ir. Andi Bachtiar Arief, MS Dr. Sudirman Nganro, ST., MSP. | ||||||
BENTUK TUGAS | WAKTU PENGERJAAN TUGAS | ||||||
Tugas Individu | 1 Pekan | ||||||
JUDUL TUGAS | |||||||
Paper | |||||||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH | |||||||
Mampu mengevaluasi kesenjangan das sollen teori dan fakta-fakta lapangan yang terlaksana. Mahasiswa menemukan fakta dengan melakukan survei dan analisis (CPMK-3) | |||||||
DISKRIPSI TUGAS | |||||||
Bualah paper yang mengkaji tentang evaluasi teori manajemen perkotaan dan kaitannya dengan pelaksanaan kebijakan di perkotaan (pada berbagai sektor) | |||||||
METODE PENGERJAAN TUGAS | |||||||
Penyusunan paper | |||||||
BENTUK DAN FORMAT LUARAN | |||||||
Tugas Individu | |||||||
INDIKATOR, KRETERIA DAN BOBOT PENILAIAN | |||||||
Ketepatan dan ketuntasan analisis evaluasi teori manajemen perkotaan dan aplikasinya | |||||||
JADWAL PELAKSANAAN | |||||||
Pekan 14 |
| ||||||
LAIN-LAIN | |||||||
– | |||||||
DAFTAR RUJUKAN | |||||||
1. Mungkasa, Oswar. 2020. Tata Kelola Kolaboratif : (Collaborative Governance) Menata Kolaborasi Pemangku Kepentingan. https://www.researchgate. net/publication/ 342674787. 2. Nurmandi, Achmad. 2014. Manajemen Perkotaan; Teori Organisasi, Perencanaan, Perumahan, Pelayanan dan Transportasi Mewujudkan Kota Cerdas. Yogyakarta: Jusuf Kalla School of Government. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (JKSG UMY). 3. Savas, E. E. 1986. “Alternative Structural Model for Delivering Urban Services”. Studies in the Management Sciences 9-21, Elsevier Science Publications | |||||||
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PRODI MANAJEMEN PERKOTAAN | |||||||
RENCANA TUGAS MAHASISWA | |||||||
MATA KULIAH | Manajemen Tata Ruang Kota | ||||||
KODE | 24P05211103 | sks | 3 | SEMESTER | 1 | ||
DOSEN PENGAMPU | Prof. Dr. Ir. Arifuddin Akil, M.T. Mukti Ali, ST., M.T., Ph.D | ||||||
BENTUK TUGAS | WAKTU PENGERJAAN TUGAS | ||||||
Tugas Individu | 1 Pekan | ||||||
JUDUL TUGAS | |||||||
Paper | |||||||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH | |||||||
Mampu menjelaskan pendekatan manajemen penyelenggaraan penataan ruang, terutama terkait manajemen perencanaan, pemanfaatan ruang, pengendalian pemanfaatan ruang, pengawasan, pembinaan, dan kelembagaan penataan ruang (CPMK-2) | |||||||
DISKRIPSI TUGAS | |||||||
Buatlah paper yang mengkaji tentang manajemen memanfaatan ruang/lahan perkotaan dan kaitannya dengan pelaksanaan kebijakan di perkotaan (sesuai kasus) | |||||||
METODE PENGERJAAN TUGAS | |||||||
Penyusunan paper | |||||||
BENTUK DAN FORMAT LUARAN | |||||||
Tugas Individu | |||||||
INDIKATOR, KRETERIA DAN BOBOT PENILAIAN | |||||||
Ketepatan dan ketuntasan analisis evaluasi teori manajemen tata ruang perkotaan | |||||||
JADWAL PELAKSANAAN | |||||||
Pekan 12 |
| ||||||
LAIN-LAIN | |||||||
– | |||||||
DAFTAR RUJUKAN | |||||||
1. Zhao X. Q., He W., Li Z., et al. (2020) Land use simulation in rapid urbanization area–Taking Deyang City as an example [J]. Journal of Southwest Normal University (Natural Science Edition), 45 (7): 78-89. 2. Zhang Z. P., Tan E. S., Yu Y., et al. (2017) Based on the simulation study of suburban land use under the background of urbanization–Taking Huadu District of Guangzhou City as an example [J]. Introduction of land and resources, 14 (3): 85-91. 3. Robert N. Kates and Peter H. Gleick, (1997), “Urban Growth Management and Land Use Planning: Trends and Prospects for Urban Regions in the 21st Century”. Ambio, vol. 26, no. 8, pp. 579-586. | |||||||
Tabel 4.12c Rencana Penugasan Terstruktur
UNIVERSITAS HASANUDDIN SEKOLAH PASCASARJANA PRODI MAGISTER MANAJEMEN PERKOTAAN | |||||||
RENCANA PENUGASAN TERSTRUKTUR | |||||||
MATA KULIAH | Manajemen Infrastruktur Perkotaan | ||||||
KODE | 24P05210702 | sks | 2 | SEMESTER | 1 | ||
DOSEN PENGAMPU | Prof. Dr.Eng. Ir. Farouk Maricar, MT, PU-SDA Dr. Ing. Venny Veronica Natalia, ST., M.T. | ||||||
BENTUK TUGAS | WAKTU PENGERJAAN TUGAS | ||||||
Tugas Kelompok 2 orang | 1-4 Pekan | ||||||
JUDUL TUGAS | |||||||
Paper | |||||||
SUB CAPAIAN PEMBELAJARAN MATA KULIAH | |||||||
Mampu mengeksplorasi dan menganalisis dampak infrastruktur perkotaan (sistem transportasi dan prasarana) terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi. (CPMK-3) | |||||||
DISKRIPSI TUGAS | |||||||
Buat dalam bentuk paper dengan tugas menganalisis dampak infrastruktur perkotaan terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi. | |||||||
METODE PENGERJAAN TUGAS | |||||||
1. Penyusunan Paper 2. Presentasi | |||||||
BENTUK DAN FORMAT LUARAN | |||||||
a. Obyek Garapan: Kajian Ilmu b. Bentuk Luaran: Kerangka rancangan analisis infrastruktur terhadap lingkungan, sosial, dan ekonomi. | |||||||
INDIKATOR, KRETERIA DAN BOBOT PENILAIAN | |||||||
| |||||||
JADWAL PELAKSANAAN | |||||||
1. |
| ||||||
LAIN-LAIN | |||||||
| |||||||
DAFTAR RUJUKAN | |||||||
1. Edward O. Amoah, Felix B. Hammond, and Gabriel Botchwey, (2016), Challenges of Urban Infrastructure Development in Developing Countries”. Journal of Construction Engineering and Management, vol. 142, no. 3 2. Marta Fionda, Stefano Capolongo, and Giovanni Buffoni, (2018), “Sustainability and Infrastructure: A Review. Sustainability, vol. 10, no. 11, pp. 3861. 3. Claudia Canales and Raffaella Coda, (2017), Infrastructure for Sustainable Urban Development. Sustainability, vol. 9, no. 12, pp. 2261. 4. Claudia Canales and Raffaella Coda, (2017), Infrastructure for Sustainable Urban Development. Sustainability, vol. 9, no. 12, pp. 2261. | |||||||