PERUMUSAN BAHAN KAJIAN DAN MATAKULIAH

 

Pada bagian ini dijelaskan bahan kajian (BK) yang diperlukan dalam proses pembelajaran untuk memenuhi capaian pembelajaran. Sebelum menetapkan bahan kajian perlu dirumuskan terlebih dahulu Body of Knowledge (BoK) yang mencakup keseluruhan dari bahan kajian yang dipelajari pada suatu program studi. Rumusan BoK ini lebih baik direpresentasikan dalam bentuk gambar/diagram sehingga lebih mudah dibaca.

Berdasarkan rumusan BoK dapat diidentifikasikan topik umum dan topik spasifik bahan kajian yang dipelajari dalam bidang studi MaP sehingga dapat membedakan prodi MaP dengan prodi lainnya (penciri program studi). Dalam hal ini setelah BoK dirumuskan, maka dapat ditentukan bahan kajian relevan untuk pemenuhan CPL program studi. Namun demikian dalam perumusan BoK perlu diperhatikan Standar Isi Pembelajaran pada setiap program pendidikan sebagaimana yang tertera pada Permendikbud No. 3/2020 tentang SN-Dikti dengan ketentuan bahwa lulusan program magister minimal dapat menguasai konsep teoritis secara spesifik dalam bidang pengetahuan dan keterampilan terkait secara mendalam. Program studi Magister Manajemen Perkotaan bertujuan untuk:

  • Menghasilkan magister berkualitas yang memiliki kompetensi sebagai manajer profesional suatu sektor pembangunan kota.
  • Menghasilkan konsep, pemikiran, dan solusi untuk masalah perkotaan yang holistik yang diharapkan dapat diwujudkan dalam tesis dan artikel-artikel publikasi yang aplikatif dan adaptif.
  • Memberikan advokasi manajemen suatu sektor perkotaan melalui pilot proyek dan kerjasama dengan pemangku kepentingan perkotaan.

 Adapun rumusan kompetensi umum Program studi Magister Manajemen Perkotaan adalah sebagai manajer kebijakan pembangunan perkotaan berbasis konsep holistik berciri maritim.

 

Gambar 4.1 Skema Body of Knowledge (BoK) Prodi Magister Manajemen Perkotaan Unhas

 

  • Tata Ruang dan lingkungan terkait dengan fungsi kegiatan mengelola perencanaan dan perancangan ruang dan lingkungan dalam rangka mewujudkan kota berkelanjutan
  • Infrastruktur kota terkait dengan fungsi kegiatan mengelola pengembangan infrastruktur kota sehingga kegiatan perkotaan berfungsi secara optimal
  • Sosial Budaya Perkotaan terkait dengan fungsi kegiatan mengelola kegiatan pembangunan perkotaan berbasis partisipasi masyarakat
  • Ekonomi Perkotaan terkait dengan fungsi kegiatan mengelola keuangan dan pendapatan perkotaan dengan mendorong kerjasama dgn sector non-pemerintah
  • Tata Hukum Perkotaan terkait dengan fungsi kegiatan mengelola berbagai peraturan kebijakan pembangunan kota secara sistemik berciri kordinatif antar sektor dan antar pusat dan daerah.
  • Tata Ruang dan lingkungan terkait dengan fungsi kegiatan mengelola perencanaan dan perancangan ruang dan lingkungan dalam rangka mewujudkan kota berkelanjutan
  • Infrastruktur kota terkait dengan fungsi kegiatan mengelola pengembangan infrastruktur kota sehingga kegiatan perkotaan berfungsi secara optimal
  • Sosial Budaya Perkotaan terkait dengan fungsi kegiatan mengelola kegiatan pembangunan perkotaan berbasis partisipasi masyarakat
  • Ekonomi Perkotaan terkait dengan fungsi kegiatan mengelola keuangan dan pendapatan perkotaan dengan mendorong kerjasama dgn sector non-pemerintah
  • Tata Hukum Perkotaan terkait dengan fungsi kegiatan mengelola berbagai peraturan kebijakan pembangunan kota secara sistemik berciri kordinatif antar sektor dan antar pusat dan daerah.

 

Bahan kajian yang dipilih di samping  mengacu pada rumusan BoK di atas, juga didasarkan pada tiga kategori outcomes pembelajaran sebagai berikut:

  • Kategori outcome fundamental: terkait dengan bahan kajian dasar seperti teori dan prinsip perencanaan dan manajemen perkotaan, lingkungan pesisir, perubahan iklim, iptek perkotaan, ilmu sosial budaya perkotaan, dan bahasa Inggris,.
  • Kategori outcome teknis: terkait dengan bahan kajian teknis dalam perencanaan atau manajemen pembangunan seperti aplikasi dalam perencanaan tata ruang seperti ArcGis, metode penelitian, filsafat ilmu, kota layak huni, ilmu manajemen pembangunan, dll.
  • Kategori outcome profesional: terkait dengan bahan kajian aplikasi keilmuan seperti kebijakan public, life long learning, perencanaan tata ruang kota, manajemen tata ruang kota, ekonomi perkotaan, manajemen infrastruktur perkotaan termasuk transportasi, pemahaman aplikasi lapangan melalui prinsip best practices secara profesional dan etis.

Berdasarkan pada BoK dan kategori outcomes pembelajaran, maka bahan- bahan kajian yang relevan dalam program studi magister Manajemen Perkotaan diuraikan berdasarkan disiplin bidang ilmu yang dikembangkan adalah sebagai berikut:

Tabel 1 Penetapan Bahan Kajian dan Mata Kuliah Prodi Magister MaP

No

MATA KULIAH

BAHAN KAJIAN

MK-1

Metodologi Penelitian

1.    Proses Penelitian (Pertanyaan penelitian, Konstruksi teori, Metode)

2.    Publikasi Ilmiah

MK-2

Filsafat Ilmu

3.    Filsafat Ilmu (O, E, A),

MK-3

Teori, Prinsip, dan Aplikasi Manajemen Perkotaan

4.    Teori Manajemen Perkotaan

5.    Prinsip-Prinsip Manajemen Perkotaan

6.    Aplikasi Manajemen Perkotaan

MK-4

Sosio-Spasial dan Pembangunani Perkotaan

7.    Sosiologi perkotaan (Urbanisasi, Permasalahan perkotaam, Sosio-spasial)

8.    Pembangunan perkotaan (konsep pembangunan, pembangunan berkelanjutan, pembangunan berbasis kependudukan, community development, kebijakan pembangunan)

MK-5

Ekonomi dan Keuangan

9.    Manajemen sumber pendapatan daerah

10. Manajemen pembiayaan pembangunan perkotaan

MK-6

Perkotaan layak huni

11. Integrasi pemenuhan kota layak huni (kebutuhan dasar, fasilitas publik, ruang terbuka untuk interaksi sosial, keamanan, dukungan fungsi ekonomi sosial, dan sanitasi)

12. Manajemen penerapan 6 indikator kota layak huni

MK-7

 Manajemen Insfrastruktur Perkotaan

13. Manajemen transportasi perkotaan,

14. Manajemen prasarana perkotaan

MK-8

Smart City

15. Integrasi komponen kota cerdas (moblitas,

lingkungan, sosial, hunian, dan tata kelola)

16. Sistem aplikasi berbasis IT

MK-9

Lingkungan dan Perubahan Iklim Pesisir

17. Ilmu Lingkungan,

18. Perubahan Iklim Pesisir

MK-10

Manajemen Tata Ruang Kota

19. Manajemen penataan ruang,

20. Manajemen lahan perkotaan,

21. Sistem aplikasi tata ruang

MK-11

Permukiman dan Kota Baru

9.    Permukiman

10. Kota Baru

MK-12

Aplikasi GIS

11. Pemetaan based GIS,

12. Analisis based GIS

MK-13

Tata Hukum dan Kelembagaan

13. Tata hukum,

14. Kelembagaan

MK-14

Kebijakan Publik

15. Kebijakan publik,

16. Regulasi & NSPK

MK-15

Kuliah Lapangan

17. Manajemen kota,

18. Bestpractices

MK-16

Seminar Proposal Penelitian

19. Perencanaan penelitian

MK-17

Seminar Hasil Penelitian

20. Presentasi hasil penelitian

MK-18

Publikasi

21. Desiminasi hasil penelitian

MK-19

Ujian Tesis

22. Presentasi output tugas akhir